IHSG Berkutat di Zona Merah, Ada Potensi Ditutup Menguat?
:
0
Potret IHSG yang tampak di zona merah.
EmitenNews.com - Menjelang penutupan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terpantau masih bergerak di zona merah dengan melemah 1,42 persen atau turun 83,805 ke level 5.812,328 sekitar pukul 15.11.
Equity Research Analyst Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis Tambolang mengatakan tekanan IHSG dipengaruhi investor yang cenderung menanti kepastian sejumlah kebijakan. Di samping itu, belum konsistennya foreign flow membuat IHSG relatif masih sulit mengalami tren menguat.
"Saat ini pergerakan pasar lebih bersifat stock picking dibanding broad rally. Artinya, indeks menjadi sulit bergerak naik signifikan karena hanya beberapa sektor yang menopang," ujarnya.
Alrich juga menyebut, IHSG hari ini (29/6) berpotensi ditutup mixed dengan kecenderungan melemah.
"Kecuali menjelang penutupan muncul dorongan beli dari investor institusi atau asing pada saham-saham berkapitalisasi besar. Dengan kondisi saat ini, pasar masih berada dalam fase konsolidasi sehingga pergerakan cenderung terbatas," pungkasnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,97 persen atau turun 57,185 poin ke level 5.838,949 pada penutupan sesi I perdagangan, Senin (29/6).
Tercatat, berdasarkan data RTI Business sebanyak 378 saham melemah, 244 saham menguat dan 183 saham lainnya stagnan.
Adapun jajaran top losers pada sesi I kali ini yaitu PT Pelayaran Nasional Bina Buana Raya (BBRM) anjlok 14,84 persen ke level 109, disusul PT First Media (KBLV) merosot 10,64 persen ke level 84, dan PT Blue Bird Tbk (BIRD) turun 10,39 persen ke level 1.510.
Lalu PT Terang Dunia Internusa (UNTD) turun 7,69 persen ke level 72, dan PT Bekasi Asri Pemula (BAPA) melemab 7,56 persen ke level 220.
Sementara jajaran top gainers, PT Indo Oil Perkasa (OILS) menguat 21,69 persen ke level 202, PT Prima Multi Usaha Indonesia (PMUI) naik 15,58 persen ke level 89, dan PT Saranacentral Bajatama Tbk.(BAJA) menguat 10,53 persen ke level 168.
Related News
Tokenisasi Aset di PINTU Melejit 40 Persen pada Semester-I 2026
IHSG Senin (29/6) Lanjut Turun, Nilai Transaksi Hanya Rp9 Triliun
IHSG Ambruk di Sesi I, Big Bank Ikut Terpeleset
IHSG Dibuka Naik di Awal Pekan Meski Sentimen Rupiah & BI Jadi Sorotan
Bikin HGBT Tak Optimal, Kemenperin Usul Cabut AGIT
IHSG Kembali Loyo, Borong Saham BBRI, BBCA, BBNI, dan BFIN





