IHSG Berlanjut Reli, Pagi-Pagi Ngebut ke Level 7.605
:
0
Main Halll Arena Bursa Efek Indonesia (BEI).
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada pembukaan perdagangan Selasa (14/4/2026), dengan kenaikan 1,4 persen atau 105,19 poin ke level 7.605,38.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia, pergerakan pasar didominasi saham naik dengan 425 emiten menguat, 73 melemah, dan 461 stagnan.
Nilai transaksi pagi ini mencapai Rp662,6 miliar dengan volume 923,7 juta saham dalam 80.560 kali transaksi. Kapitalisasi pasar turut meningkat menjadi Rp13.515 triliun.
Reli ini memperpanjang tren penguatan IHSG dalam beberapa hari terakhir. Tim riset Mirae Asset Sekuritas Indonesia mencatat indeks telah menguat sekitar 0,5 persen ke kisaran 7.497 pada penutupan sebelumnya, sekaligus mencatat empat hari kenaikan beruntun dengan akumulasi sekitar 7,4 persen.
Meski demikian, penguatan indeks terjadi di tengah tekanan terhadap nilai tukar rupiah yang berada di kisaran Rp17.100 per dolar AS. Kondisi ini dinilai cukup anomali karena indeks dolar AS relatif stabil dalam beberapa hari terakhir.
Head of Research Mirae Asset, Rully Arya Wisnubroto, menilai reli IHSG masih tergolong rapuh seiring meningkatnya risiko global.
“Risiko geopolitik di Timur Tengah meningkat setelah Presiden Trump mengumumkan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, yang berpotensi memicu aksi balasan dan memperburuk gangguan pasokan melalui Selat Hormuz,” tulisnya dalam riset harian.
Ia menambahkan, gangguan pasokan tersebut berpotensi menyulitkan impor komoditas penting bagi Indonesia serta membatasi ruang penguatan lebih lanjut pada aset berisiko domestik.
Dari indikator global, indeks Dow Jones menguat 0,63 persen ke 48.218,25, sementara harga minyak dunia (WTI) naik 2,60 persen ke USD99,08 per barel. Di sisi lain, yield obligasi pemerintah Indonesia tenor 10 tahun berada di level 6,60 persen.
Secara teknikal, IHSG masih berada dalam fase konsolidasi bullish dengan level support di 7.400 dan 7.257, serta resistance di 7.590 hingga 7.686.
Related News
OJK Resmi Larang Gerbang Aset Digital (Fasset) Jual Aset Kripto!
Resmi Degradasi, AMRT Huni Dasar Klasemen Top Losers
Duh! IHSG Ditutup Melemah, Rupiah pun Kian Tertekan
Comeback! Emiten Prajogo Kuasai Panggung Top Gainers Pekan ini
IHSG Sepekan Turun Tipis, Asing Kabur Rp53,97 Triliun
Akhiri Mei, IHSG Malah Gagal Melesat, Saham Buangan MSCI Dominan Hijau





