IHSG Berpeluang Rebound, Simak Rekomendasi Saham dan Katalis Penopangnya
:
0
EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) secara teknikal pada perdagangan hari ini berpeluang rebound dari indikator oversold dan closing below 5 day MA.
Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup melemah 35,38 poin atau 0,49% ke level 7.196,76 pada perdagangan Rabu (27/4). Sektor- sektor yang melemah yakni sektor transportasi, sektor keuangan, sektor properti dan real estate, sektor infrastruktur, sektor kesehatan. Sedangkan sektor yang menguat adalah sektor energi, sektor barang baku, sektor barang konsumsi primer, sektor barang konsumsi non primer, sektor perindustrian.
Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakaria Siregar mengatakan, investor asing mencatatkan Net Foreign Buy sebesar Rp 83,88 miliar. Saham-saham dengan pembelian bersih terbesar asing adalah BBCA, TLKM dan EMTK. “Dalam sepekan, tercatat Net Foreign Buy sebesar Rp 26,43 triliun, sedangkan dalam setahun tercatat Net Foreign Buy Rp 69,74 triliun (ytd),” ujar dia dalam riset, Jumat (28/4).
Berikut beberapa saham rekomendasi BNI Sekuritas hari ini:
PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 8.350/8.450 stop loss 7.925. Trend bullish, selama di atas 7.925, menunjuk- kan peluang penurunan terbatas untuk re- bound, stochastic overbought, MACD bullish, candle bullish 3 outside up, penutupan di bawah 8.275 (5 day MA).
PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) Rekomendasi: SPECULATIVE BUY target 3.270/3.325 stop loss 3.070/2.920. Trend bullish, selama di atas 3.080, menun- jukkan peluang untuk rebound, MACD bull- ish, stochastic oversold, candle inside day, penutupan di bawah 3.204 (5-Day MA).
Related News
Bobol Jembatan Kripto, Peretas Korut Kuras USD38 Juta Dalam 7 Jam
Wamenkomdigi Ingatkan Risiko AI di Sektor Keuangan dan Kesehatan
Top Losers Sepekan, MORA, ENRG, IFSH Kompak Ambles 29 Persen
Top Gainers Sepekan, Ada Eks Saham Gocap, MMIX hingga TMPO
IHSG Turun 7 Persen Sepekan, Market Cap Jebol ke Rp8.862 Triliun
Tuna dan Gurita RI Laris, Raup Rp522 Miliar di Conxemar 2026





