IHSG Berpotensi di Kisaran 7.725-7.800, Simak Rekomendasinya
:
0
prediksi dan rekomendasi saham
EmitenNews.com - Indeks di bursa Wall Street ditutup mix di mana indeks Dow Jones ditutup melemah sedangkan indeks S&P500 dan Nasdaq Composite ditutup menguat. Kenaikan pada saham sektor teknologi mendorong penguatan pada indeks S&P500 dan Nasdaq Composite. Sedangkan koreksi pada saham JP Morgan membebani indeks Dow Jones.
Pasar menantikan data inflasi tingkat konsumen dan produsen yang akan dirilis pada hari Rabu dan Kamis. Sementara itu harga minyak mentah melemah pada level terendah sejak Desember 2021 setelah OPEC menurunkan proyeksi permintaan minyak mentah untuk kedua kalinya dalam dua bulan terakhir.
OPEC memproyeksikan permintaan minyak mentah pada tahun ini akan sebesar 2 juta bpd, turun sekitar 80 ribu bpd dari perkiraan sebelumnya. Untuk tahun 2025, OPEC memperkirakan permintaan minyak mentah akan sebesar 1,7 juta bpd, lebih rendah 40 ribu bpd dari perkiraan sebelumnya.
Penurunan permintaan ini akibat turunnya impor minyak mentah oleh China, sedangkan produksi dari OPEC berpotensi meningkat pada akhir tahun ini.
IHSG pada perdagangan Selasa 10 September 2024 ditutup melemah 0,76% pada level 7761. Saham sektor teknologi membukukan penguatan terbesar, sedangkan saham sektor industri mengalami koreksi terbesar. Investor asing mencatatkan net buy Rp459,47 miliar termasuk transaksi di pasar non regular.
Waterfront Sekuritas memperkirakan pada perdagangan hari ini IHSG bergerak di kisaran support 7725/7700 dan resistance 7780/7800. Stock pick hari ini adalah BBRI, BMRI, BBCA, BBTN, DRMA, INDF, AKRA, BREN, dan CUAN.(*)
Related News
IHSG Naik Tipis 0,04 Persen, RANS Rajai Volume Transaksi
Price Impact Ratio, Jawaban atas Catatan MSCI?
IHSG Sesi I (15/7) Teguh di Atas Level 6.000, 9 Sektor Bantu Penguatan
Rating Indonesia Sudah Aman di Mata Global? Analis Ingatkan Risiko Ini
Sektor Ini Dominasi Daftar 51 Saham HSC Terbaru
China Bersiap Sulap Ribuan Pulau Kosong Jadi Tambang Cuan





