EmitenNews.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menetapkan 37 saham baru masuk kategori High Shareholding Concentration (HSC). Hal ini terungkap dalam evaluasi BEI terbaru seiring penerapan kriteria price impact ratio.

Alhasil, dengan penambahan 37 saham, membuat jumlah saham HSC BEI mencapai 51 saham. Berdasarkan data yang dihimpun EmitenNews, PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) memimpin puncak daftar dengan konsentrasi kepemilikan tertinggi mencapai 99,99%. Menyusul di belakangnya terdapat raksasa pusat data PT DCI Indonesia Tbk (DCII) dengan porsi 99,96%, serta PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) yang masing-masing mencatatkan angka 99,95%.

Saham HSC Terbanyak

Dalam penambahan saham HSC terbaru, diketahui sektor perbankan menjadi salah satu sektor yang mendominasi daftar 51 saham HSC.

Di jajaran bank kelas kakap, terdapat PT Bank Permata Tbk (BNLI) dengan konsentrasi kepemilikan mencapai 99,92%, disusul oleh bank patungan asal Jepang PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) sebesar 99,78%, dan PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) sebesar 99,14%.

Tak ketinggalan, bank-bank milik konglomerasi besar dalam negeri juga masuk ke dalam saham HSC. Grup CT Corp menyumbang dua nama yaitu PT Bank Mega Tbk (MEGA) sebesar 95,68% dan PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) sebesar 92,71%. Selain itu, terdapat bank digital milik Salim Group yaitu PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) sebesar 94,79%, serta bank digital grup Sea Ltd, PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) yang mencatatkan konsentrasi di angka 99,95%.

Di posisi kedua, diisi oleh sektor energi dan tambang dengan porsi kepemilikan saham terkonsentrasi tinggi. Saham dari grup Barito misalnya, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) dengan tingkat konsentrasi 97,31%. Ada pula raksasa batu bara milik Low Tuck Kwong, PT Bayan Resources Tbk (BYAN) sebesar 98,50%, serta PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) milik Grup Sinar Mas sebesar 95,76%.

Di samping itu, saham-saham tambang dan perkebunan sawit (CPO) dengan skala besar lainnya juga masuk daftar tersebut. Seperti PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) dengan porsi 99,24% dan PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) sebesar 99,58%.

Daftar Lengkap Saham HSC

  1. PT Maha Properti Indonesia Tbk (MPRO) - 99,99%
  2. PT DCI Indonesia Tbk (DCII) - 99,96%
  3. PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) - 99,95%
  4. PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) - 99,95%
  5. PT Golden Flower Tbk (POLU) - 99,94%
  6. PT Soho Global Health Tbk (SOHO) - 99,93%
  7. PT Bank Permata Tbk (BNLI) - 99,92%
  8. PT Yupi Indo Jelly Gum Tbk (YUPI) - 99,91%
  9. PT Rockfields Properti Indonesia Tbk (ROCK) - 99,85%
  10. PT Famon Awal Bros Sedaya Tbk (PRAY) - 99,84%
  11. PT Bank SMBC Indonesia Tbk (BTPN) - 99,78%
  12. PT FAP Agri Tbk (FAPA) - 99,77%
  13. PT Ifishdeco Tbk (IFSH) - 99,77%
  14. PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk (SMAR) - 99,58%
  15. PT Multipolar Technology Tbk (MLPT) - 99,42%
  16. PT Cemindo Gemilang Tbk (CMNT) - 99,41%
  17. PT Golden Energy Mines Tbk (GEMS) - 99,24%
  18. PT MSIG Life Insurance Indonesia Tbk (LIFE) - 99,21%
  19. PT Bank Maybank Indonesia Tbk (BNII) - 99,14%
  20. PT Pelayaran Nasional Ekalya Purnamasari Tbk (ELPI) - 98,90%
  21. PT Prima Andalan Mandiri Tbk (MCOL) - 98,62%
  22. PT Bayan Resources Tbk (BYAN) - 98,50%
  23. PT Hoffmen Cleanindo Tbk (KING) - 98,40%
  24. PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) - 98,35%
  25. PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) - 98,06%
  26. PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) - 98,03%
  27. PT Samator Indo Gas Tbk (AGII) - 97,75%
  28. PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (ALII) - 97,62%
  29. PT Delta Giri Wacana Tbk (DGWG) - 97,35%
  30. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - 97,31%
  31. PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (SRAJ) - 97,21%
  32. PT Metropolitan Kentjana Tbk (MKPI) - 97,02%
  33. PT Siloam International Hospitals Tbk (SILO) - 96,70%
  34. PT Habco Trans Maritima Tbk (HATM) - 96,09%
  35. PT Panca Anugrah Wisesa Tbk (MGLV) - 95,94%
  36. PT BSA Logistics Indonesia Tbk (WBSA) - 95,82%
  37. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) - 95,76%
  38. PT Bank Mega Tbk (MEGA) - 95,68%
  39. PT Ekamas Mora Republik Tbk (MORA) - 95,65%
  40. PT Abadi Lestari Indonesia Tbk (RLCO) - 95,35%
  41. PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) - 95,08%
  42. PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) - 95,00%
  43. PT Siantar Top Tbk (STTP) - 94,95%
  44. PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA) - 94,79%
  45. PT Kota Satu Properti Tbk (SATU) - 94,27%
  46. PT Transcoal Pacific Tbk (TCPI) - 94,10%
  47. PT Global Digital Niaga Tbk (BELI) - 93,83%
  48. PT Mahkota Group Tbk (MGRO) - 93,76%
  49. PT MD Entertainment Tbk (FILM) - 92,98%
  50. PT Allo Bank Indonesia Tbk (BBHI) - 92,71%
  51. PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP) - 96,64%