EmitenNews.com—Pada perdagangan Selasa (11/10), Bursa saham Wallstreet ditutup mixed pelaku pasar menanti rilis data CPI dan GDP AS. Bursa saham Asia mayoritas ditutup melemah, kekhawatiran pelaku pasar akan sikap Hawkish The Fed yang diperkirakan akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 bps. 


Harga minyak mentah dunia melemah kekhawatiran akan meningkatnya kasus Covid di China dan perlambatan ekonomi dunia menjadi penekan harga.


IHSG ditutup melemah pada perdagangan Selasa (11/10), pelaku pasar wait and see menanti rilis data ekonomi AS. Selain itu pelemahan rupiah yang terus melemah mendekati level 14000 turut menjadi perhatian pelaku pasar.


Diperkirakan hari ini Rabu (12/10) IHSG berpotensi Rebound dengan range 6925- 7030, saham sektoral yang dapat diperhatikan Banking, Konsumer, Basic Industry dan Telekomunikasi, ungkap Dimas Wahyu Analis Bahana Sekuritas.


BDMN Terbentuk White Spinning berpotensi melanjutkan penguatan  Area beli terbaik pada range 2900- 3000  Stoploss jika Closing di bawah level 2880.


ISAT Terbentuk Hangingman Candle berpotensi terjadinya tahanan minor  Area beli terbaik pada range 6750- 6850  Stoploss jika Closing di bawah level 6650.


JPFA Terbentuk Shooting Star berpotensi terjadi koreksi minor  Area beli terbaik pada 1425-1465  Stoploss jika Closing di bawah level 1400.


MDKA Terbentuk Doji berpotensi terjadinya Rebound  Area beli terbaik pada range 3750- 3850  Stoploss jika Closing di bawah level 3700.


INKP Terbentuk Hammer berpotensi terjadinya Rebound  Area beli terbaik pada range 8900- 9100  Stoploss jika Closing di bawah level 8800.