IHSG Berpotensi Terbatas Melemah, Sentimen Global dan MSCI?
:
0
Papan perdagangan di gedung BEI, Jakarta. Foto: EmitenNews/Rifki
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dinilai masih berada dalam fase koreksi wajar, dengan peluang menguji area wave (ii) dalam jangka pendek.
Pada perdagangan sebelumnya, IHSG ditutup melemah 0,46 persen atau 34,73 poin ke level 7.559.
Senior Technical Analyst, Nafan Aji Gusta, mengatakan secara teknikal IHSG menunjukkan pola hammer candle yang mengindikasikan ada potensi pelemahan terbatas.
“RSI masih menunjukkan sinyal positif yang didukung kenaikan volume, namun indikator Stochastics K_D justru mengarah negatif,” ujar Nafan, Selasa (22/4/2026).
Ia memproyeksikan level support IHSG berada di kisaran 7.447 hingga 7.346, sementara resistance berada di rentang 7.591 hingga 7.677.
Dari sisi aliran dana, tercatat aksi beli bersih investor asing harian mencapai Rp243,21 miliar. Namun secara year to date, investor asing masih mencatatkan jual bersih sebesar Rp34,31 triliun, dengan kinerja IHSG yang turun 12,58 persen sejak awal tahun.
Sentimen global turut memengaruhi pergerakan pasar. Rencana Donald Trump untuk memperpanjang gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran menjadi perhatian pelaku pasar.
"Langkah ini diambil setelah muncul laporan kegagalan dalam perundingan damai, sehingga ketegangan geopolitik masih membayangi dan menjadi sentimen negatif bagi pasar," kata Nafan.
Dari dalam negeri, pasar sebelumnya merespons negatif keputusan MSCI yang menunda peninjauan indeks untuk pasar modal Indonesia yang semula dijadwalkan pada Mei 2026.
Penundaan ini dipicu oleh isu transparansi data free float serta reformasi pasar yang dinilai belum sepenuhnya tuntas oleh investor global.
Related News
Asing Net Sell Rp1,25T di Akhir Pekan, Ini Deretan Top Buy & Top Sell!
Jajaran 10 Top Losers Sepekan, Ada JELI hingga RANS
10 Top Gainers Sepekan, Pantau Daftarnya!
IHSG Sepekan, Menguat Tipis 0,34 Persen
Ekspansi Global, Samsung Buka Lowongan 12 Ribu Karyawan
Airlangga Pamer Potensi Untung Investasi 70 Persen ke Pengusaha China





