IHSG Berpotensi Terkonsolidasi, Ini Saham Big Cap Rekomendasi IBS
:
0
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada penutupan perdagangan kemarin melemah tipis -0,01% atau turun -0,905 point di level 6.647,065. Sementara investor asing masih mencatatkan pembelian bersih alias net bbuy sebesar Rp473 miliar.
Pola pergerakan IHSG masih menunjukkan pola konsolidasi wajar di tengah kondisi perlambatan perekonomian yang masih akan terus memberikan pengaruh terhadap kinerja emiten hingga beberapa waktu mendatang, selain itu fluktuatif harga komoditas dan nilai tukar Rupiah belum akan memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG.
William Surya Wijaya dalam riset harinya, Kamis (13/1/2022) menyatakan, IHSG hari ini masih bakal bergerak pada rentang konsolidasi pada level support di level 6518 dan resistance di 6725
Namun untuk jangka panjang masih terlihat bahwa perbaikan perekonomian akan terjadi dalam tempo cepat atau lambat sehingga dapat kembali mendorong kenaikan IHSG dalam jangka panjang, hari ini IHSG berpotensi terkonsolidasi.
Saham pilihan yang dapat menjadi perhatian para pelaku pasar di tengah kondisi saat ini adalah Indofood CBP (ICBP), Unilever Indonesia (UNVR), Semen Indonesia (SMGR), Bank BNI (BBNI), Telkom Indonesia (TLKM), Astra Internasional (ASII), Bank BRI (BBRI) dan Tower Bersama Infrastructure (TBIG).
Related News
Regulator-Pelaku Industri Bersinergi, Soroti Tata Kelola Aset Kripto
Rebalancing FTSE Russel 2 BUMN dan 1 Anak Terdepak, Cek Kinerjanya
Hasil Rebalancing FTSE, Emiten RI Terdepak dari 3 Kategori Indeks
Penguatan Berlanjut! IHSG ke 6.525, BUMI Teraktif Segala-Galanya
Tak Ada Saham ARA & ARB, IHSG Sesi I (21/8) Lanjut Menguat 0,52 Persen
IHSG Dibuka Menguat di Atas Level 6.500 Jelang Review FTSE Russel





