IHSG Berusaha Keluar Dari Konsolidasi Wajar, Hari Ini Cenderung Sideways
EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan kemarin, Kamis (26/1) naik 0,51% atau 34,89 ke level 6.864,82. Sebanyak 352 saham mengalami kenaikan harga sedangkan 266 saham mengalami penurunan harga 223 saham tak mengalami perubahan harga dengan nilai transaksi Rp10,3 triliun.
Menutup pekan ini, pergerakannya IHSG diperkirakan masih akan ada di range support di level 6714 dan posisi resistance terdekat ada di 6921, kata William Surya Wijaya CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas, Jumat (27/1/2023).
Akhir pekan pergerakan IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajarnya, sedangkan jelang rilis kinerja beberapa emiten pada tahun 2022 akan turut membayangi pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, namun sentimen dari masih tercatatnya capital outflow secara ytd tetap perlu diwaspadai.
“Jika IHSG belum mampu ditutup diatas resisten level terdekatnya maka dalam beberapa waktu mendatang IHSG akan cenderung bergerak sideways,” imbuh William.
Saham pilihan untuk hari ini menurut Yugen Sekuritas jatuh pada BBCA, TLKM, GGRM, SMGR, AALI, BBNI, AKRA dan BSDE.
Related News
Trump Beri Tarif 0 Persen Untuk Tekstil RI Yang Bahan Bakunya Dari AS
Sesi I IHSG Terkontraksi ke 8.261, Emiten Prajogo Berguguran
Terpenuhi di DN, Produksi Kendaraan Pick-Up Beri Dampak Rp27 Triliun
Penjualan Sepeda Motor Di Pasar Domestik 2025 Capai 6,4 Juta Unit
Sideways, IHSG Lintasi 8.200-8.350
IHSG Tertekan, Serok Saham AMMN, CMRY, dan TINS





