EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di  Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan akhir pekan lalu, Jumat (24/2) naik 0,25% atau 17,12 poin ke level 6.856,58. Total volume perdagangan saham mencapai 15 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 8,9 triliun. Sebanyak 250 saham menguat, 249 saham yang melemah dan 224 saham stagnan.

 

Mengawali pekan ini, Senin (27/2/2023). CEO Yugen Sekuritas William Surya Wijaya menyebut IHSG berpotensi menguat teratas. Hal ini setelah indeks telah tergusur dari level psikologis 6900,hari ini IHSG diproyeksikan ada di target support masih di level 6789 dan resistance di level 6954.

 

“Mengawali bulan yang ketiga di tahun 2022 pola pergerakan IHSG hingga saat ini masih terlihat berusaha keluar dari level konsolidasi wajarnya,” ujarnya.

 

Sedangkan masih berlangsungnya rilis data kinerja emiten secara Full Year 2022 masih dapat menjadi penopang pergerakan IHSG hingga beberapa waktu mendatang, namun hal ini belum terlihat ditopang oleh capital inflow deras ke dalam pasar modal kita sehingga peluang adanya tekanan jangka pendek juga masih terlihat.


Saham-saham pilihan yang dapat diperhatikan oleh para pelaku pasar adalah TLKM, AKRA, ASII, ITMG, HMSP, BMRI, AALI dan TBIG.