IDXINDUST

 -0.03%

IDXINFRA

 -0.22%

IDXCYCLIC

 -0.21%

MNC36

 0.16%

IDXSMC-LIQ

 0.23%

IDXHEALTH

 -0.32%

IDXTRANS

 0.16%

IDXENERGY

 -0.60%

IDXMESBUMN

 0.47%

IDXQ30

 0.26%

IDXFINANCE

 0.35%

I-GRADE

 0.36%

INFOBANK15

 0.61%

COMPOSITE

 0.13%

IDXTECHNO

 -0.39%

IDXV30

 -0.21%

ESGQKEHATI

 0.38%

IDXNONCYC

 0.49%

Investor33

 0.26%

IDXSMC-COM

 0.10%

IDXBASIC

 0.01%

IDXESGL

 0.21%

DBX

 -0.32%

IDX30

 0.20%

IDXG30

 0.23%

ESGSKEHATI

 0.29%

IDXSHAGROW

 -0.48%

KOMPAS100

 0.14%

PEFINDO25

 0.05%

BISNIS-27

 0.29%

ISSI

 -0.22%

MBX

 0.18%

IDXPROPERT

 -0.19%

LQ45

 0.19%

IDXBUMN20

 0.55%

IDXHIDIV20

 0.27%

JII

 -0.39%

IDX80

 0.13%

JII70

 -0.31%

SRI-KEHATI

 0.43%

IDXLQ45LCL

 0.11%

SMinfra18

 0.45%

KB Bukopin
Sawit Sumbermas Sarana

IHSG Betah Dalam Rentang Konsolidasi, Akhir Pekan Cermati Saham Berikut

22/04/2022, 08:45 WIB

IHSG Betah Dalam Rentang Konsolidasi, Akhir Pekan Cermati Saham Berikut

EmitenNews.com — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI), pada penutupan perdagangan kemarin Kamis (21/4) menguat 0,68% atau 48,83 poin ke level tertinggi sepanjang masa 7.276,19. Sementara investor asing mencatatkan pembelian bersih alias net buy Rp1,19 triliun diseluruh pasar.


William selaku CEO Indosurya Bersinar Sekuritas dalam riset harianya, Jumat (22/4/2022). Mengatakan, Pergerakan IHSG terlihat masih betah berada dalam rentang konsolidasi wajar, yang terlihat dari kenaikan terbatas yang dialami oleh IHSG, hingga saat ini keseriusan kenaikan dari pergerakan IHSG belum nampak dikarenakan IHSG belum mampu ditutup diatas resisten level terdekatnya.


Namun arus deras capital inflow yang masih mengalir masuk ke dalam pasar modal Indonesia tentunya meningkatkan kepercayaan para investor sehingga dapat menjadi penopang kenaikan IHSG hingga beberapa waktu mendatang. 


Laju indeks diperkirakan ada di range support di level 7101 dan resistancenya di level 7277. Saham-saham pilihan untuk menutup pekan ini adalah Bank BCA (BBCA), Astra Agro Lestari (AALI), Indo Tambangraya Megah (ITMG), Bang Mandiri (BMRI), Semen Indonesia (SMGR), Astra International (ASII) dan AKR Corporindo (AKRA).


Author: Rizki