EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka melemah 40,74 poin atau 0,56 persen ke level 7.238,46 pada awal perdagangan hari ini, setelah sehari sebelumnya melonjak tajam 4,42 persen ke level 7.279.

Pada pembukaan sesi, sebanyak 156 saham tercatat turun, 207 saham naik, dan 300 saham stagnan. Nilai transaksi mencapai Rp319,62 miliar dengan volume 504,16 juta saham dari 53.305 kali transaksi. Kapitalisasi pasar ikut terkoreksi menjadi Rp12.707 triliun.

10 menit berselang, IHSG terpaut turun 1,02 persen 74,07 poin di 7.205,14.

Riset Mirae Asset Sekuritas (9/4/2026) mengatakan koreksi ini terjadi di tengah euforia pasar sehari sebelumnya yang didorong oleh sentimen global risk-on dan masuknya dana asing. Data menunjukkan investor asing masih mencatatkan beli bersih sebesar Rp632,91 miliar, mengindikasikan minat yang tetap terjaga meski indeks mulai mengalami tekanan.

Namun demikian, tekanan eksternal masih membayangi. Nilai tukar rupiah bertahan di atas Rp17.000 per dolar AS dalam empat hari terakhir di level Rp17.012, sementara cadangan devisa tercatat turun USD3,8 miliar sepanjang Maret 2026, memperdalam penurunan kuartal I menjadi USD8,3 miliar.

Begitupun, harga minyak dunia mengalami koreksi tajam, dengan WTI turun 16,41 persen ke level USD94,41 per barel, yang turut memengaruhi sentimen sektor energi di pasar domestik.

Secara teknikal, IHSG diperkirakan bergerak dalam fase konsolidasi dengan rentang support di 7.117 dan 7.005, serta resistance di 7.400 hingga 7.482.

Dalam rekomendasinya (9/4/2026), Mirae Asset Sekuritas menyarankan beberapa saham pilihan untuk diamati seperti:

AMRT

TP: Rp1.590 / Rp1.750 / Rp1.860

Support: Rp1.460 – Rp1.370

ASII

TP: Rp6.350 / Rp6.575 / Rp7.900

Support: Rp6.100 – Rp5.875

PANI

TP: Rp8.350 / Rp9.050 / Rp12.700

Support: Rp7.950 – Rp7.475