EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah pada awal perdagangan Senin (25/5/2026). Sempat menguat sekitar 1% ke level 6.224, IHSG berbalik arah dan sideways lebih rendah dari harga awal.

Berdasarkan data RTI Business, IHSG pukul 09.00 WIB turun 4,922 poin atau 0,08% ke level 6.157,122. 

IHSG dibuka di 6.187,655 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.224,751 sebelum terpangkas. Level terendah pagi ini di 6.145,708. 

Volume transaksi tercatat 5,094 miliar saham dengan nilai turnover Rp2,511 triliun. Frekuensi perdagangan 289.030 kali. Sebanyak 353 saham naik, 209 saham turun, dan 158 saham stagnan.

Total market cap Bursa Efek Indonesia pagi ini Rp10.649,345 triliun.

Meski IHSG melemah tipis, jumlah saham yang menguat masih mendominasi dibanding yang turun.

Research Team Reliance Sekuritas dalam risetnya menyebut candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top, masih di bawah MA5 dan MA20, dengan indikator Stochastic golden cross pada area deep oversold.

“Sehingga dengan demikian, maka kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan,” tulis riset tersebut. 

Reliance Sekuritas memproyeksikan IHSG hari ini bergerak di kisaran support 6.095 dan resistance 6.216 dengan kecenderungan menguat. Saham pilihan: BBRI, INET, PTRO, dan CUAN. (*)