EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M. Nafan Aji Gusta, memperkirakan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (24/7/2026) cenderung bergerak netral dengan bias negatif.

Proyeksi tersebut didasarkan pada sinyal teknikal yang menunjukkan mulai munculnya aksi profit taking setelah reli penguatan dalam beberapa waktu terakhir.

Nafan mengatakan, secara teknikal IHSG mengalami kondisi overheat di area resistance moving average (MA) 60, seiring munculnya aksi profit taking.

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, IHSG kembali berada tepat di level MA60 dan membentuk pola bearish pin bar, yang mengindikasikan potensi tekanan jual dalam jangka pendek.

"Dari indikator teknikal, Stochastics K_D menunjukkan sinyal negatif, sementara RSI telah memasuki area overbought atau jenuh beli. Meski demikian, volume perdagangan masih mengalami peningkatan," ujar Nafan.

Ia juga mencatat net foreign sell sebesar Rp712,21 miliar, yang mencerminkan investor global masih menerapkan sikap risk-off terhadap aset-aset Indonesia.

Untuk perdagangan Jumat, Nafan memperkirakan IHSG akan bergerak dengan level support di 6.261 dan 6.137, sedangkan level resistance berada di 6.416 dan 6.546.