EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan melanjutkan tren penguatan setelah reli beruntun di pekan sebelumnya.

Senior Techical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta mengatakan secara teknikal pergerakan IHSG diproyeksikan menguat setelah terus mengalami reli penguatan melampaui MA20. Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI menunjukkan sinyal positif, namun volume menurun.

"Jika melihat data dalam beberapa waktu ke belakang, investor asing sempat melakukan net sell masif yang cukup menekan IHSG sepanjang paruh pertama tahun ini. Masuknya dana jumbo sebesar Rp725,11 miliar khusus di pasar reguler, menunjukkan adanya perubahan sentimen dari risk-off menjadi risk-on terhadap pasar ekuitas Indonesia," ujarnya dalam riset harian, Senin (20/7).

Nafan juga mengatakan sektor perbankan, infrastruktur, serta komoditas diperkirakan tetap menjadi motor penggerak indeks apabila arus dana masuk ke pasar ekuitas masih berlanjut.

Untuk perdagangan hari ini, Mirae memproyeksikan indeks bergerak dengan area support di kisaran 6.137 dan 6.012, sedangkan area resistance di kisaran 6.261 dan 6.416.

Senada, MNC Sekuritas juga mengatakan IHSG diperkirakan akan melanjutkan penguatan. Hal ini didorong meningkatnya volume pembelian, kendati cenderung belum terlalu besar.

"Pada label hitam, kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [iv] pada pola triangle, sehingga IHSG berpeluang menguat menguji 6,200-6,212. Cermati area koreksi terdekat yang diperkirakan berada di 6,088-6,122," tulis MNC dalam risetnya, Senin (20/7).

Dalam riset itu, MNC Sekuritas juga memberikan opsi saham-saham yang dapat dicermati, di antaranya;

ADRO - Buy on Weakness
ADRO terkoreksi 0,80% ke 2,490 dan disertai dengan munculnya tekanan jual. Saat ini, posisi ADRO diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave c dari wave (a) dari wave [v].

Buy on Weakness: 2,400-2,460
Target Price: 2,550, 2,600
Stoploss: below 2,350