IHSG Ditutup Anjlok 1,53 Persen, Ini Pemicunya
Lantai perdagangan saham di BEI.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Ditutup anjlok 121,59 poin atau 1,53% ke 7.830,49 pada akhir perdagangan Jumat (29/8/2025).
IHSG bergerak dari batas atas di level 7.952 hingga batas bawah pada level 7.765 setelah dibuka pada level 7.952.
Total volume perdagangan saham di bursa hari ini mencapai 50,86 miliar saham dengan total nilai Rp 22,29 triliun.
Sebanyak 122 saham naik, 610 saham turun dan 70 saham stagnan.
Penurunan IHSG dipenutupan sore hari ini terseret anjloknya 10 indeks sektor.
Satu satunya indeks sektor yang naik sektor perindustrian yang naik 0,73%.
Indeks sektoral dengan pelemahan terdalam adalah sektor barang konsumen siklikal yang turun 3,06%, sektor infrastruktur turun 2,27% dan sektor teknologi turun 2,25%.
Saham-saham yang yang mengalami kenaikan harga diantaranya DSSA sebesar Rp2.050 menjadi Rp99.200 per lembar dan DUTI sebesar Rp760 menjadi Rp4.180 per lembar serta PGUN sebesar Rp610 menjadi Rp3.080 per lembar.
Saham-saham yang mengalami penurunan harga diantaranya DCII sebesar Rp2.425 menjadi Rp340.475 per lembar dan CTBN sebesar Rp475 menjadi Rp5.125 serta POLU sebesar Rp400 menjadi Rp6.050 per lembar.
Saham-saham yang teraktif diperdagangkan diantaranya PSAB sebanyak 87.807 kali senilai Rp907,9 miliar kemudian BBCA sebanyak 87.097 kali senilai Rp1,9 triliun dan ATLA sebanyak 79.982 kali senilai Rp213,1 miliar
Top losers LQ45 hari ini Surya Citra Media Tbk (SCMA) (-6,47%), Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) (-4,65%) dan Kalbe Farma Tbk (KLBF) (-4,33%).
Sedangkan Top gainers LQ45 hari ini, Aneka Tambang Tbk (ANTM) (2,01%), Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) (1,29%) dan Indosat Tbk (ISAT) (0,00%).
Related News
Intip! Ini 10 Saham Top Losers dalam Sepekan
Periksa! Berikut 10 Saham Top Gainers Pekan Ini
IHSG Melejit 1,12 Persen, Kapitalisasi Pasar Rp15.626 Triliun
Menangi Gugatan, CMNP Pengelola Sah Tol Cawang - Pluit
Buyer AS Minati Produk Mamin, Furnitur, dan Fesyen Indonesia
Cina Siap Investasikan Rp36,4 Triliun dalam 16 Proyek di KIT Batang





