IHSG Drop, Serok Saham ARCI, ISAT, dan TOBA
Petugas kebersihan menyisir teras depan area Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWAi
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akhir pekan lalu anjlok 1,53 persen menjadi 7.830. Transaksi perdagangan disertai dengan tekanan jual cukup signifikan. Dengan demikian, ruang indeks akan melanjutkan koreksi.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 1 September 2025, indeks akan menyusuri level support 7.731-7.680, dan resistance 7.858-8.008. Berdasar data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham berikut.
Yaitu, Archi Indonesia (ARCI) buy on weakness Rp680-740 dengan proyeksi Rp820-880 per helai, dan stop loss Rp625. Indosat (ISAT) buy on weakness Rp2.000-2.020 dengan target Rp2.080-2.130 per helai, dan stop loss Rp1.985 per eksemplar.
Merdeka Gold (MDKA) buy on weakness Rp2.360-2.440 dengan target Rp2.570-2.670 per saham, dan stop loss Rp2.230 per eksemplar. TBS Utama (TOBA) buy on weakness Rp1.135-1.240 dengan proyeksi Rp1.430-1.555, dan stop loss Rp1.070. (*)
Related News
IHSG Melejit ke 7.302 Usai Libur Lebaran, Sektor Ini Jadi Penopangnya
BNI Sekuritas Tawarkan Sukuk Ritel SR024, Kupon 5,5 dan 5,9 Persen
Perang Mereda, IHSG Sesi I (25/3) Rebound ke 7.200 Usai Libur Panjang
Indonesia Akan Perjuangkan Reformasi WTO Di KTM Ke-14 Di Kamerun
Wall Street Drop, IHSG Ikutan Jeblok
IHSG Koreksi, Serok Saham MEDC, ENRG, ELSA, dan INDY





