EmitenNews.com - Senior Technical Analyst Mirae Asset Sekuritas, M Nafan Aji Gusta memprediksi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan mengalami bullish bias, pada perdagangan Selasa (28/7).

Ia menjelaskan, secara teknikal pergerakan IHSG diperkirakan akan membentuk formasi penguatan setelah pola doji star candle terbentuk.

“Berdasarkan indikator, Stochastics K_D dan RSI masih menunjukkan sinyal negatif, didukung penurunan volume,” ujar Nafan.

Sejumlah sentimen juga turut mempengaruhi, seperti di level global dengan meredanya konflik di kawasan Timur Tengah, sehingga mampu meredam kekhawatiran inflasi dan meningkatkan minat investor terhadap aset berisiko.

Adapun dari domestik, para pelaku pasar diperkirkan mencermati rebalancingi indeks yang dilakukan Bursa Efek Indonesia. Salah satunya, pembersihan saham-saham high shareholding concentration (HSC) yang didepak dari Indeks Kompas100.

“Meski terjadi outflow pada saham yang terdepak, langkah ini justru meningkatkan kepercayaan investor institusi asing terhadap kepastian likuiditas riil di pasar reguler,” tuturnya.

Pada perdagangan Selasa (28/7), Nafan memproyeksikan IHSG bergerak di rentang support 6.137 dan 6.012 dengan resistance di kisaran 6.261 dan 6.416.

“Saham-saham yang dapat dicermati di antaranya CMRY, RAJA, dan WIFI,” pungkasnya.