EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (13/10) pagi. Setelah jebol level 6.000 kemarin, IHSG pagi ini kembali longsor.

Berdasarkan data RTI Business pukul 09:22 WIB, IHSG turun 61,97 poin atau 1,04% ke level 5.874,17. IHSG dibuka di level 5.914,98 dan sempat menyentuh level tertinggi di 5.918,29 sebelum berbalik longsor ke level terendah di 5.848,49.

Tampak 427 saham melemah, 186 saham menguat dan 140 saham stagnan. Nilai transaksi tercatat Rp2,29 triliun dengan volume 11,24 miliar saham.

Tekanan jual juga melanda saham-saham big banks yang pagi ini kompak beredar di zona merah;

- BBCA turun 75 poin atau 1,26% ke 5.875 dengan transaksi Rp122 miliar

- BMRI melemah 60 poin atau 1,50% ke 3.950 dengan transaksi Rp150,4 miliar

- BBRI turun 60 poin atau 1,93% ke 3.050 dengan transaksi Rp61,8 miliar

- BBNI turun 20 poin atau 0,59% ke 3.360 dengan transaksi Rp28,6 miliar

Technical Analyst BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofand menyampaikan, secara teknikal, IHSG telah menembus level psikologis 6.000, sementara pola Rising Wedge dan Head and Shoulders serta MACD yang masih negatif mengindikasikan tekanan bearish.

Menurutnya, fokus berikutnya adalah mempertahankan support 5.850–5.900. Apabila zona tersebut ditembus, risiko pelemahan lanjutan dapat meningkat.