IHSG Rawan Koreksi, Pantau Saham-Saham Berikut!
:
0
Potret IHSG bergerak variatif. Foto: IDX
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup anjlok 2,59% ke level 5.936,15 pada perdagangan Senin (12/10). Dua analis kompak menilai IHSG masih rawan melanjutkan koreksi pada perdagangan Selasa (13/10).
Equity Research Phintraco Sekuritas, Alrich Paskalis T., misalnya. Ia mematok level Resistance di 6.000, Pivot di 5.900, dan Support di 5.800. Secara teknikal, katanya, terjadi pelebaran histogram negatif MACD dan Stochastic RSI membentuk Death Cross di area pivot, sehingga IHSG diperkirakan menguji level 5.800-5.900.
Menurut Alrich, sentimen negatif datang dari ketidakpastian global yang masih tinggi, harga minyak Brent yang bertahan di atas USD 100 per barel, kekhawatiran capital outflow di pasar obligasi Indonesia, pelemahan rupiah, serta isu terkait MSCI.
“Harga minyak yang bertahan di level tinggi berpotensi membuat defisit APBN semakin lebar serta berpeluang mendorong defisit neraca perdagangan. Sedangkan rumor terkait MSCI menimbulkan kekhawatiran dan ketidakpastian bagi para investor,” ujarnya.
Di sisi lain, BEI memberikan sanksi terhadap 70 perusahaan tercatat karena belum menyampaikan laporan keuangan interim per 30 Juni 2026. Sanksinya berupa denda Rp150 juta, denda Rp50 juta, dan peringatan tertulis I, II, III. Menurut Alrich, keterlambatan pelaporan merusak citra perusahaan dan berpotensi menambah beban arus kas.
Untuk perdagangan Selasa, Phintraco menjagokan saham ERAA, UNTR, ICBP, INDF dan MEDC sebagai top picks.
Senada, Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan IHSG terkoreksi 2,59% ke 5.936 disertai tekanan jual dan menembus area support.
“Saat ini posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave v dari wave c dari wave pada label hitam, sehingga pergerakannya akan rawan melanjutkan koreksinya ke rentang 5.850-5.911,” kata Herditya.
Adapun, ia mematok Support di 5.887 dan 5.744, dengan Resistance di 6.216 dan 6.296. Saham-saham yang dapat dicermati versi MNC Sekuritas, di antaranya; BRMS, JPFA, MBMA, dan ANTM.
Related News
IHSG Jebol ke 5.874 Pagi Ini! Saham Big Banks Kompak Merah
IHSG Pagi Dibuka Kembali Tertekan 0,73%, Lanjutkan Kejatuhan Kemarin
Aksi Jual Asing Reda, IHSG Siap Rebound
IHSG Terus Tertekan, Pelaku Pasar Khawatirkan ini
Nama Konglo di Daftar Saham HSC Baru, Ada Emiten Dato Sri Tahir
Jebol 6.000 IHSG Hadapi Situasi Kritis, Waspada Volatilitas Tinggi!





