IHSG Kembali Tertekan, Koleksi Saham AALI, CTRA, dan LSIP
:
0
Pergerakan IHSG di Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street menyudahi perdagangan akhir pekan lalu bervariasi dengan mayoritas melemah tipis. Dow Jones kembali menguat, dan mencatat rekor tertinggi terbaru sepanjang sejarah. Sedangkan S&P dan Nasdaq harus berakhir di zona merah.
Meski demikian selama sepekan ketiga indeks, Dow Jones, S&P500, dan Nasdaq membukukan penguatan cukup signifikan. Dow Jones surplus 1,62 persen, S&P500 menanjak 1,36 persen, dan Nasdaq melejit 1,49 persen. Lompatan itu, terutama dipicu keputusan The Fed memangkas suku bunga acuan 50 basis points (bps).
Keputusan tersebut didasari oleh keyakinan kalau inflasi turun lebih cepat dari perkiraan seperti dikonfirmasi salah satu anggota The Fed Christopher Waller melalui pernyataan akhir pekan lalu. Koreksi mayoritas indeks bursa Wall Street, dan peluang tekanan jual saham Barito Energy (BREN) berlanjut pasca-tereliminasi dari indeks FTSE diprediksi menjadi katalis negatif indeks harga saham gabungan (IHSG).
Sementara itu, lonjakan beberapa harga komoditas seperti crude palm oil (CPO), nikel, timah, emas, pulp, dan kembali aksi beli investor asing berlanjut berpeluang menjadi katalis positif pasar. Oleh karena itu, IHSG diprediksi bergerak bervariasi cenderung melemah dengan kisaran support 7.650-7.560, dan resistance 7.835-7.930.
Berdasar data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia merekomendasikan investor untuk mengoleksi sejumlah saham berikut. Antara lain Astra Agro Lestari (AALI), London Sumatera (LSIP), Ciputra Developments (CTRA), United Tractors (UNTR), Kawasan Industri Jababeka (KIJA), dan Siloam Hospitals (SILO). (*)
Related News
5 Komoditas ini Siap Nikmati Tarif Preferensi I-EU CEPA
Intip Kinerja MDLA, Saham yang Diborong Tersangka Korupsi BNPB
Proyeksi IHSG Pekan Depan Usai Badai MSCI, Rawan Koreksi ke 4.880
Bursa Saham Korban Terbaru MSCI Ini Hancur-hancuran
IHSG Jebol 14,91 Persen, Saatnya Investor Serok? Cek Ini Dulu
AI Tiru Suara Artis, Serikat Aktor Jepang Rilis Aturan





