EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan kembali bergerak di zona hijau. Investor dapat mencermati saham MDKA, PTBA, PTPP dan SMRA.

 

Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, indeks berpeluang mengalami kenaikan relatif terbatas dari candle higher high dan selama di atas 7.154. 

 

“Trend bullish, selama di atas 7.021. IHSG closing diatas 5 day MA (7.164). Indikator MACD bullish, stochastic mendekati oversold, masih dalam pola bullish channel, candle bullish 3 outside out. Selama di atas support 7.064, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258. Dominan power Buy. Range breakout berada di 7.021 - 7.258,” jelas Andri dalam riset nya, Kamis (25/8).

 

Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.230/7.258/7.298/7.355, sementara level support berada di 7.164/7.132/7.064/7.021, dengan perkiraan range 7.150 - 7.240.

 

Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,18%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik 0,29%, sementara indeks Nasdaq mencatat penguatan sebesar 0,41%. Penguatan ini seiring dengan investor yang masih menunggu kejelasan lebih lanjut mengenai langkah The Fed dalam mengatasi inflasi.

 

Kemudian, sebagian besar bursa regional Asia Pasifik pada perdagangan kemarin terkoreksi mengikuti pergerakan bursa Ameriak Serikat (AS) pada malam sebelumnya. Hang Seng, SSE Composite dan Shenzen Index mencatat penurunan signifikan, sementara BEI dan Kospi menguat.

 

Investor dapat mencermati saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) dengan rekomendasi speculative buy target 4.280/4.400 stop loss di bawah 4.070. Kemudian saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) direkomendasikan speculative buy target 4.390/4.500 stop loss di bawah 4.190.

 

Investor juga dapat melirik saham PT PP Tbk (PTPP) dengan strategi investasi buy 4.030-4.050 target 4.120/4.160 stop loss di bawah 3.900. Aksi buy juga bisa dilakukan pada saham PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) pada level 620 - 630 target 655/680 stop loss di bawah 600.