EmitenNews.com—Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini diproyeksikan melanjutkan penguatan setelah perdagangan awal pekan kemarin ditutup zona hijau pada level 7.254,46 atau naik 0,16%.


Head of Technical Analyst Research BNI Sekuritas, Andri Zakarias Siregar mengatakan, secara teknikal peluang indeks untuk menguat masih terbuka, dari pola konsolidasi, candle inside day dan selama di atas 5 day MA.


“Trend bullish, selama di atas 7.064. IHSG closing di atas 5 day MA (7.229). Indikator MACD bullish, stochastic bullish, masih dalam pola bullish channel, candle Inside day. Selama di atas support 7.073, IHSG masih berpeluang bullish, target 7.070 (DONE), 7.130 (DONE)- 7.175 (DONE) - 7.218 (DONE)/7.258/ 7.312/7.355. Dominan power buy. Range breakout berada di 7.073 - 7.286,” jelas Andri dalam risetnya, Selasa (13/9).


Level resistance indeks pada perdagangan hari ini berada di 7.286/7.312/7.355/7.398, sementara level support berada di 7.229/7.178/7.148/7.098, dengan perkiraan range 7.200 - 7.300.


Lebih lanjut, Research Analyst BNI Sekuritas Maxi Liesyaputra menambahkan, kemarin indeks Dow Jones Industrial Average ditutup menguat 0,71%, begitu juga dengan S&P 500 yang naik signifikan 1,06%, bahkan indeks Nasdaq menguat lebih tinggi sebesar 1,27%. Bursa Eropa juga mengalami penguatan. DAX Performance Index dan FTSE 100 menguat signifikan masing-masing 2,40% dan 1,66%.


Kemudian, bursa regional Asia Pasifik mencatat penguatan mengikuti pergerakan bursa AS pada Jumat malam. Kenaikan yang signifikan dicatat oleh Nikkei dan TSEC Weighted index masing-masing 1,16% dan 1,54%. Bursa di daratan China dan Kospi libur terkait holiday. 


Investor dapat mencermati saham BBCA dengan rekomendasi BUY 8.275 - 8.350 target 8.500/8.625 stop loss di bawah 8.150. Kemudian saham MDKA direkomendasikan BUY 4.140 - 4.180 target 4.270/4.340 stop loss di bawah 4.000.


Selanjutnya saham ELSA dengan strategi investasi SPECULATIVE BUY target 366/378 stop loss di bawah 338 dan saham PGAS dengan rekomendasi AKUMULASI BUY target 1.930/1.960 stop loss di bawah 1.775.