IHSG Melemah Tertekan Big Banks, Saham Emiten Prajogo Berbalik Hijau
:
0
Main Hall Bursa Efek Indonesia (Foto: Emitennews/Aji)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Kamis (18/6/2026) berakhir di zona merah. Melanjutkan pelemahan hari sebelumnya, indeks komposit tercatat turun tipis 48,39 poin atau 0,78% ke level 6.172.
Pelemahan IHSG dipicu penurunan harga 419 saham. Selain itu, sebanyak 258 saham naik, dan 137 saham lainnya stagnan. Volume perdagangan hari ini mencapai 25,7 miliar saham, frekuensi 1,83 juta kali, dan total nilai transaksi Rp17,97 triliun.
Aktivitas transaksi hari ini ditopang saham emiten Prajogo Pangestu yaitu Chandra Asri Pacific (TPIA) yang mencatat nilai transaksi terbesar Rp1,5 triliun. Harga sahamnya naik 6,27% ke Rp2.120 per saham.
Bersama TPIA, saham emiten Prajogo lainnya yaitu Barito Pacific (BRPT) catat penguatan 5,64% ke Rp1.780, Petrosea (PTRO) naik 3,34% ke Rp4.330, Chandra Daya Investasi naik 2,17% ke Rp705, Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) naik 2,16% ke Rp710, dan Barito Renewables Energy (BREN) menguat 2,14% ke Rp3.820.
Sementara itu, saham perbankan big caps malah jadi pemberat indeks. Catat nilai transaksi besar tapi harganya merosot.
Bank Central Asia (BBCA) dengan nilai transaksi tertinggi kedua setelah TPIA mencatat penurunan harga 3,19% ke Rp6.075, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) merosot 3,9% ke Rp2.960, Bank Mandiri (BMRI) anjlok 0,45% ke Rp4.470, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) melemah 1,84% ke Rp3.730 per saham.
Pada perdagangan hari sebelumnya, IHSG gagal mempertahankan penguatan dan ditutup melemah 0,55% ke level 6.220,74 dan harga saham-saham emiten Prajogo kompak tersungkur.
Fenomena tersebut terlihat dari tingginya aktivitas perdagangan pada saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang mencatat nilai transaksi Rp1,9 triliun, namun harganya justru anjlok 5% ke level Rp1.995 per saham. Tekanan juga menjalar ke saham-saham lain dalam ekosistem bisnis Prajogo Pangestu.
Top Gainers dan Losers LQ45
Di jajaran 45 saham terlikuid, Amman Mineral Internasional (AMMN) mencatat kenaikan tertinggi 7,53% ke Rp4.000 per saham. Disusul Darma Henwa (DEWA) yang menguat 6,7% ke Rp382, dan BRPT naik 5,64% ke Rp1.780.
Related News
Review MSCI Jadi Penentu Sentimen Pasar dan IHSG, Begini Kata Analis
Dongkrak Ekonomi Nasional, Perbanas Resmikan UMKM Center
IHSG Siang (18/6) Merosot 1,06 Persen, LQ45 Turut Tertekan
IHSG Dibuka Lesu Dekati Level 6.100, Tertekan Sentimen Berikut
IPO SpaceX Picu Spekulasi Merger dengan Tesla
Susul Wall Street, IHSG Cenderung Koreksi





