EmitenNews.com -  Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 3 September 2026 ditutup melesat 72,11 poin atau 1,09% ke level 6.667,89. Indeks komposit sudah langsung menguat saat dibuka di level 6.632,82. Level tertinggi intraday di 6.681,83.

Kinerja impresif indeks komposit hari ini ditopang penguatan harga 402 saham, lebih banyak dibanding yang melemah 213 saham. Sementara, 180 saham lainnya stagnan.

Aktivitas perdagangan ramai melibatkan 40,78 miliar saham dengan frekuensi 2,49 juta kali, dan total nilai transaksi Rp18,60 triliun.

Saham-saham perbankan berkapitalisasi pasar jumbo (big banks) masih menjadi buruan utama investor. Harga sahamnya kompat menguat, transaksinya besar.
Bank Mandiri (BMRI) dengan transaksi tertinggi Rp1 triliun harga sahamnya naik 2,29% ke Rp4.460 per saham.

Nilai transaksi Bank Rakyat Indonesia (BBRI) Rp833,8 miliar harga menguat 0,59% ke Rp3.410 per saham. Bank Central Asia (BBCA) sebesar Rp754,7 miliar harganya naik 1,5% ke Rp6.775, dan Bank Negara Indonesia (BBNI) Rp176,4 miliar harga naik 1,54% ke Rp3.960 per saham.

Di jajaran 45 saham paling likuid, Charoen Pokphand mencatat kenaikan tertinggi (top gainer) sebesar 8,25% ke Rp3.280, diikuti Japfa Comfeed 6,25% ke 2.380, dan Bukit Asam (PTBA) yang menguat 6,25% ke Rp2.890 per saham.

Di lain sisi, saham-saham LQ45 berkinerja terburuk hari ini dipimpin Barito Pacific (BRPT) anjlok 1,10% ke Rp1.800, Mitra Adiperkasa (MAPI) turun 0,7% ke Rp1.420, dan Solusi Sinergi Digital (WIFI) melemah 0,48% ke Rp2.090 per saham.