IHSG Menguat, Serbu Saham BBRI, BREN, MDKA, BRMS, dan ARCI
:
0
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - Aji Emitennews
EmitenNews.com - Menyudahi perdagangan pekan lalu, indeks bursa Wall Street kompak ditutup menguat. Itu seiring data ketenagakerjaan Amerika Serikat (AS) melemha. Kondis itu, membuat peluang kenaikan suku bunga acuan The Fed menjadi lebih kecil. Berdasar data Biro Statistik Ketenagakerjaan AS, Non Farm Payrolls Juli 2026 mencatat jumlah tenaga kerja 23 ribu berbanding terbalik dengan bulan sebelumnya ssurplus 20 ribu.
Padahal, ekspektasi mengharap ada penambahan tenaga kerja 83 ribu. Di sisi lain, tingkat pengangguran turun menjadi 4,1 persen dari sebelumnya 4,2 persen menyussul tingkat partisipasi tenaga kerja ke level terendah dalam lima tahun lebih. So, The Fed pada pertemuan 15-16 September 2026 diprediksi menahan suku bunga acuan di level 3,75 persen.
Penguatan indeks bursa Wall Street, lonjakan harga emas, dan aksi beli investor asing diprediksi menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG). Oleh karena itu, IHSG diprediksi melanjutkan penguatan. Sepanjang perdagangan hari ini, Senin, 10 Agustus 2026, IHSG akan menyusuri kisaran support 6.340-6.270, dan resistance 6.480-6.550.
Menilik data itu, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan investor untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut. Yaitu, Archi Indonesia (ARCI), Merdeka Copper Gold (MDKA), Bumi Mineral (BRMS), Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Barito Energy (BREN), dan Dharma Satya Nusantara (DSNG). (*)
Related News
Aprlikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900
DPR-Pemerintah Sepakat Pangkas Subsidi Energi 2027 Rp11,4 Triliun
Ikon Mode Seibu Shibuya Tutup Usai 58 Tahun Beroperasi
Cermati Saham Ini Pekan Depan; ANTM, INCO hingga BBCA
Kemenkeu Obral SBR015, Imbal Hasil Tertinggi Dalam 6 Tahun!





