IHSG Pagi Ambruk Nyaris Sepersen, Longsor ke Bawah Level 5.900
:
0
Main Hall IHSG dipadati pengunjung. Foto: EmitenNews.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk pada perdagangan pagi ini, Kamis (15/10/2026). Indeks longsor ke bawah lewati level psikologis 5.900.
Berdasarkan data RTI Business pada pukul 09.01 WIB, IHSG tercatat di posisi 5.889,632, anjlok 53,392 poin atau -0,90%.
IHSG dibuka di level 5.917,130 dan sempat menyentuh level tertinggi di 5.917,699. Namun tekanan jual deras membuat indeks terus tergerus hingga menyentuh level terendah intraday di 5.886,898.
Volume transaksi mencapai 2,167 miliar lembar saham dengan turnover Rp364,897 miliar dan frekuensi 65.877 kali. Sebanyak 364 saham melemah, 93 saham menguat, dan 202 saham stagnan.
Proyeksi IHSG
Secara teknikal, Sinarmas Sekuritas dalam Morning Ring 15 Oktober 2026 memproyeksikan IHSG hari ini mencoba resistance.
Posisi IHSG pagi ini yang di 5.889 sudah menguji support pertama di 5.898, menandakan tekanan jual masih kuat.
"Market prediction: IHSG mencoba Resistance 6,019. Rating: Neutral to Bearish. Pada perdagangan hari Rabu (14 October) IHSG bertahan diatas 5,930, pada penutupan market kemarin ditutup di level 5,943. Pada perdagangan hari Kamis (15 October), IHSG berpeluang mencoba Resistance 6,019 dan next Resistance 6,128."
Adapun area support terdekat kini berada di rentang 5,898 - 5,839 - 5,704, yang perlu diperhatikan apabila terjadi pembalikan arah. R: 6,019– 6,128 / 6,179, S: 5,898 – 5,839 / 5,704.
Tekanan global juga membebani. IPOT dalam ulasannya pagi ini menyebut, "Wall Street melemah seiring meningkatnya kekhawatiran investor terhadap keberlanjutan reli saham berbasis AI dan tekanan inflasi AS — Indeks S&P 500 turun 1,1%, Nasdaq turun 1,9%, sedangkan Dow Jones hampir stagnan 0,09%. Sentimen memburuk setelah CPI AS September naik 0,6% MoM dan 3,7% YoY, dengan kenaikan harga energi menjadi salah satu pendorong utama."
Related News
IHSG Tertekan, Serok Sejumlah Saham Berikut
Net Sell Asing Tercatat Rp1,13 T, IHSG Rawan Turun
IHSG Berpotensi Sideways di 5.800-6.000, Support Krusial 5.851
Apple Naik Sendirian, Kapitalisasi Tembus USD5 Triliun
Waspada, IHSG Terancam Koreksi
Dijajaki: Industri Mamin Bisa Serap Stok Lama Beras Bulog





