IHSG Parkir di Zona Hijau, DSSA dan Grup Barito Jadi Motor Penguatan
:
0
Potret IHSG yang menghijau. Foto: EmitenNews
EmitenNews.com - IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan berhasil menyentuh level 6.0007,656 pada perdagangan Jumat (12/6/2026). Menjelang akhir pekan, indeks menguat 2,07 persen atau berhasil merangkak naik 121,623 poin.
Indeks dibuka pada level 5.960,415 dan sempat menyentuh level tertinggi di 6.074,072 dan berada di level terendah pada 5.952,852. Meski begitu, IHSG akhirnya berhasil parkir di zona hijau.
Saham yang beredar di pasar mencapai 37,473 miliar lembar dengan turnover mencapai Rp21,681 triliun dengan frekuensi lebih dari 2,4 juta kali transaksi. Sebanyak 615 saham menguat, 108 saham melemah, dan 93 saham lainnya stagnan.
Saham emiten grup Sinarmas atau PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) dan saham emiten Grup Prajogo Pangestu menjadi salah satu pengerek kenaikan IHSG pada hari ini.
DSSA misalnya, mengalami penguatan atau naik 13.01 persen ke level Rp825 dengan nilai transaksi jumbo mencapai Rp1,1 triliun. Posisi DSSA yang parkir di zona hijau juga turut masuk dalam jajaran top gainers pada perdagangan kali ini.
Begitu pula saham-saham emiten Grup Barito milik Prajogo Pangestu yang kompak parkir di zona hijau. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) berhasil memimpin dengan naik 8,27 persen ke level Rp720. Disusul PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) yang menguat 5,34 persen ke level Rp690.
Posisi selanjutnya PT Petrosea Tbk (PTRO) yang mengalami penguatan 4,24 persen ke level Rp4.180 dengan nilai transaksi mencapai Rp274,8 miliar. Menyusul di belakangnya, PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) yang juga menguat 3,64 persen ke level Rp1.850.
Saham holding group yakni PT Barito Pacific Tbk (BRPT) juga tak mau kalah, sahamnya menguat 3,03 persen ke level Rp1.700 dengan transaksi mencapai Rp480 miliar. Terakhir, PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) naik tipis 0,99 persen ke level Rp4.080.
Jajaran Top Gainers dan Losers
Selain didorong saham-saham big caps, PT Asia Pramulia Tbk (ASPR) juga ikut mengerek penguatan indeks dengan kenaikan 30,91 persen ke level Rp216. Berikutnya PT Indika Energy Tbk (INDY) yang naik 18,32 persen ke level Rp2.260.
Related News
Harga Drop 30 Persen dari ATH, Emiten Pertamina (ELSA) Umumkan Buyback
Repower Asia (REAL) Berbalik dari Rugi Menjadi Laba pada Juni 2026
Laba CINT Melenting 384 Persen Semester I 2026
Pendapatan Moncer, Laba Emiten Prajogo (BRPT) Drop 64,71 Persen
Paruh I 2026, Bisnis Tol META Menguat Signifikan
Emiten Distributor Alat Kesehatan ini Raup Laba Rp221M di Q2-2026





