IHSG Positif, Jala Saham EMTK, AKRA, dan MAPI
:
0
Suasana Main Hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks bursa Wall Street menyudahi perdagangan kemarin dengan koreksi. Itu seiring kebijakan baru Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump gagal meredakan kekhawatiran investor terhadap dampak negatif penerapan tarif impor untuk mitra dagang.
Ya, pihak gedung putih menyatakan akan menunda selama satu bulan kebijakan tarif impor untuk produsen mobil yang mengadopsi kesepakatan dagang Amerika-Meksiko-Kanada. Kemarin, gedung putih kembali mengumumkan penundaan penerapan tarif impor sampai 2 April 2025.
Itu berlaku untuk beberapa barang masuk kesepakatan dagang antara Amerika-Meksiko-Kanada. Berdasar data dari gedung putih, sebanyak 50 persen, dan 38 persen impor dari Meksiko dan Kanada merupakan objek dari kesepakatan dagang tersebut.
Pelemahan indeks bursa Wall Street tersebut akan menjadi sentimen negatif pasar. Aksi beli investor asing berlanjut, dan lompatan harga mayoritas komoditas berpeluang menjadi sentimen positif untuk indeks harga saham gabungan (IHSG).
So, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 7 Maret 2025, Indeks diprediksi akan bergerak bervariasi cenderung menguat. Pendeknya, indeks akan mengorbit kisaran support 6.585-6.515, dan area resistance di posisi 6.670-6.725.
Menilik data tersebut, Retail Research CGS International Sekuritas Indonesia menyarankan pelaku pasar untuk memburu sejumlah saham berikut. Yaitu, Bukalapak (BUKA), Bumi Minerals (BRMS), Elang Mahkota alias Emtek (EMTK), AKR Corporindo (AKRA), Mitra Adiperkasa (MAPI), dan Pakuwon Jati (PWON). (*)
Related News
Awal Pekan, IHSG Dibuka Volatil Jajal Level 5.900
Rupiah Topang Lompatan IHSG
Bursa Global Positif, IHSG Uji Level Psikologis 6.000
Proyeksi IHSG ke Level 7.250, Ini Saham Pilihan Kiwoom Sekuritas
Samuel Sekuritas Proyeksi IHSG di Level 6.600
Usai Reli Beruntun, Proyeksi IHSG Hari Ini (6/7)





