IHSG Potensi Lanjutkan Tren Pelemahan, Ini 12 Pilihan Saham Awal Pekan
:
0
EmitenNews.com - Perdagangan pasar saham Indonesia awal pekan ini diperkirakan melanjutkan tren bearish, setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat kemarin kembali berakhir di zona merah dengan penurunan sebesar 0,65 persen ke level 6.340. Analis PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Lanjar Nafi Taulat Ibrahimsyah, mengatakan pergerakan IHSG mengalami gap down dan pada sesi pertama perdagangan akhir pekan lalu menunjukkan kondisi break-out support Moving Average 5-Day (MA-5). "Arah pergerakan pun akhirnya berubah bearish, setelah IHSG tidak mampu break-out resistance Moving Average 20-Day (MA-20)," kata Lanjar, di Jakarta, Senin (5/8). Menurutnya ,sejauh ini pergerakan IHEG mencoba untuk menguji MA-50 yang merupakan level support fractal. Indikator RSI, MACD dan Stochastic memberi sinyal pergerakan yang tertekan serta memasuki fase distribusi. "Sehingga, kami memperkirakan IHSG akan bergerak menguji support dan mencoba berbalik menutup gap yang sudah terbentuk," ujar Lanjar. Dengan denikian, di tengah potensi penurunan lanjutan pada pergerakan IHSG hari ini, Lanjar menyodorkan 12 saham yang bisa dicermati pelaku pasar, yakni: 1. PT PP London Sumatra Indonesia Tbk (LSIP) 2. PT Ultra Jaya Milk Industry Tbk (ULTJ) 3. PT Gudang Garam Tbk (GGRM) 4. PT Tower Bersama Infrastructure Tbk (TBIG) 5. PT Astra International TBk (ASII) 6. PT Adaro Energy Tbk (ADRO) 7. PT Indika Energy Tbk (INDY) 8. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) 9. PT Adhi Karya Tbk (ADHI) 10. PT Ciputra Development Tbk (CTRA) 11. PT United Tractors Tbk (UNTR) 12. PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) (Romys)
Related News
WMPP Profit Rp130M Tapi Diberi Cap Opini Wajar dengan Pengecualian
Saham HSC Bertambah jadi 15, Ada Kepemilikan Saratoga & Thohir
Di Ambang Delisting, Emiten BUMN Sakit Ini Unjuk Rapor Hijau
Masuk Radar Delisting BEI, Saham Eks Penguasa Esia Suspended 7 Tahun
Geber Likuiditas dan Free Float, Plot Twist DSSA Ubah Wajah di Bursa
Era Finfluencer Berakhir? OJK Resmi Atur Konten Keuangan, Ini Efeknya





