IHSG Potensial Menguat Terbatas, Mari Cermati Saham Big Cap di Awal Pekan Ini
EmitenNews.com—Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turut meningkat 0,62% pada level 7.089,206 dari 7.045,527 sepekan sebelumnya. Selama sepekan lalu atau pada periode tanggal 7 sampai dengan 11 November 2022, rata-rata frekuensi transaksi harian Bursa naik sebesar 8,97% menjadi 1.302.824 transaksi selama sepekan dari 1.195.583 transaksi pada sepekan sebelumnya. Kemudian, rata-rata volume transaksi Bursa pekan ini turut meningkat 3,12% menjadi 21,295 miliar saham dari 20,651 miliar saham.
CEO Yugen Bertumbuh Sekuritas mengatakan, untuk hari ini Senin 14 November 2022, IHSG berpotensi mengalami kenaikan terbatas dan akan bergerak pada range support di level 7032 dan posisi resistance 7141.
Pola gerak IHSG terlihat sedang berusaha keluar dari rentang konsolidasi wajar pasca mengalami tekanan pada beberapa waktu yang lalu, sedangkan para investor asing hingga saat ini masih mencatatkan capital inflow secara ytd yang masih menunjukkan minat investor terhadap pasar modal Indonesia, namun jika IHSG tidak dapat dipertahankan diatas resisten level terdekat maka para investor masih harus mewaspadai adanya potensi koreksi wajar.
Saham-saham pilihan dari Yugen Sekuritas yang disodorkan untuk para pelaku pasar untuk mengawali pekan ini adalah Indofood CBP (ICBP), Bank Mandiri (BMRI), Semen Indonesia (SMGR), Astra Agro Lestari (AALI), Ciputra Development (CTRA), AKR Corporindo (AKRA), Kalbe Farma (KLBF), dan Bank BRI (BBRI).
Related News
IHSG Terkoreksi Usai Reli Imlek, Sektor Teknologi Jadi Penekan
Reli Terhenti, IHSG Sesi I Malah Tergelincir ke 8.289
Puncak Mudik Lebaran 2026 Diprediksi H-3, Rabu 18 Maret
Pemerintah Catatkan Tambahan Dua Obligasi Negara ke BEI
Ikuti Jejak Wall Street, IHSG Lanjut Menguat
Perkasa, IHSG Siap Jebol Level 8.400





