IHSG Rawan Koreksi, Borong Saham BBKP, WIFI, dan AMRT
Suasana main hall Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kemarin terkoreksi 0,92 persen menjadi 8.620. Transaksi perdagangan disertai dengan kemunculan tekanan jual. Penguatan masih tertahan oleh fibo cluster. So, indeks masih rawan terkoreksi.
Oleh sebab itu, sepanjang perdagangan hari ini, Jumat, 12 Desember 2025, indeks akan mengitari area support 8.553-8.493, dan posisi resistance 8.714-8.821. Menilik data dan fakta tersebut, MNC Sekuritas menyarankan para pelaku pasar untuk mengoleksi sejumlah saham andalan berikut.
Yaitu, Sumber Alfaria (AMRT) buy on weakness Rp1.680-1.815 per lembar dengan target Rp1.970-2.160 per helai, dan stop loss Rp1.640 per eksemplar. Bank KB Indonesia (BBKP) speculative buy Rp72-73 per saham dengan proyeksi Rp79-82 per helai, dan stop loss Rp71 per lembar.
Pam Mineral (NICL) speculative buy Rp1.070-1.090 per saham dengan proyeksi Rp1.175-1.235 per helai, dan stop loss Rp1.055 per lembar. Surge (WIFI) buy on weakness Rp3.960-4.100 per helai dengan target Rp4.390-4.530 per saham, dan stop loss Rp3.790 per eksemplar. (*)
Related News
Euforia IHSG 10.000 ke Koreksi Terdalam, Ambruk 24,27 Persen dari ATH
Pipa Gas Cisem 2 Mengalir Perdana
Cadangan BBM Cukup 28 Hari, Pemerintah Minta Masyarakat Tetap Tenang
BTN dan Insan Pers Salurkan 600 Paket Sembako Jelang Lebaran
Jalin Permudah Nasabah BRI dan BJB Tarik Tunai dari Aplikasi GoPay
Jasa Marga Kantongi Kredit Sindikasi Rp19,72T Untuk Tol Yogya-Bawen





