EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan rawan mengalami koreksi pada perdagangan Senin (27/7).

Head of Research MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana mengatakan IHSG masih didominasi tekanan jual dan sempat melanjutkan koreksi sebesar 1,88% ke level 6.196 pada perdagangan akhir pekan, Jumat (24/7).

Meski begitu, ia menyampaikan selama sepekan IHSG masih dibayangi tekanan jual namun berhasil menguat tipis sebesar 0,34%.

Untuk perdagangan hari ini, Herditya memperkirakan IHSG tengah berada pada bagian dari wave iv dari wave c dari wave [iv].

“Adapun kami perkirakan cermati area 6.074-6.146, dan area penguatan terdekatnya berada di 6.198-6.222,” ujarnya.

MNC Sekuritas dalam riset hariannya juga menargetkan area support beraa di rentang 6.111 dan 6.007, sedangkan resistance area  di kisaran 6.599 dan 6.705.

Opsi saham juga diberikan agar dapat dicermati investor, seperti BIPI (buy on weakness), di mana BIPI terkoreksi 7,32% ke 152 dan masih didominasi oleh tekanan jual dengan volume yang mengecil. Saat ini, posisi BIPI diperkirakan sedang berada pada bagian dari wave B dari wave (A).

Buy on Weakness: 134-150
Target Price: 175, 200
Stoploss: below 129

Lalu BKSL (Buy on weakness), di mana BKSL terkoreksi 4,17% ke 69 dan disertai dengan munculnya volume penjualan. Kami memperkirakan, posisi BKSL saat ini sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave C.

Buy on Weakness: 63-68
Target Price: 75, 82
Stoploss: below 60