IHSG Rawan Profit Taking, NH Korindo Rekomendasikan IRRA, SMGR, TKIM dan PTPP
:
0
EmitenNews.com—Peringatan waspada akan kemungkinan IHSG consolidating / pullback selama beberapa hari terakhir yang telah kami dengungkan, tampaknya akan terbukti hari ini di tengah terpaan sentimen negatif dari pasar komoditas global, di mana Crude Oil turun -4.39% (sehingga selama 2 hari turun -5.7%), Nickel turun sebesar -4.56% (sehingga selama 2 hari turun -7.11%), dan CPO turun -4.77% serta Gold turun -1.31%.
“Ditambah lagi EIDO jatuh sebesar -1.28%, di tengah kenaikan indeks Dow Jones sebesar 0.45% dan mulai merangkak naiknya US Dollar terhadap Rupiah kembali di atas 14,800-an,” kata Liza C. Suryanata Head Of Research NH Korindo Sekuritas, Selasa (16/8/2022).
Neraca Perdagangan Indonesia mengalami surplus untuk bulan Juli 2022 sebesar USD 4.2 miliar, lebih baik dari perkiraan USD 3.9 miliar. Walaupun demikian , di balik prestasi ini ternyata tersimpan data ekspor yang mulai menunjukkan penurunan kontribusi komoditas terhadap penerimaan negara sehingga nilai ekspor sejatinya turun 2.2% mom. Hal ini menimbulkan keraguan pada proyeksi performance masa (bulan) depan ditambah adanya wacana akan terjadinya kenaikan harga BBM Pertalite, yang pada gilirannya akan memicu kenaikan inflasi; inilah katalis-katalis yang berpeluang memberikan dampak negatif terhadap perdagangan di bursa Selasa ini.
Para investor atau trader pasar modal Indonesia seyogyanya mengindahkan advise kami untuk mulai take profit bertahap atau setidaknya menerapkan level Trailing Stop terlebih pada saham-saham yang telah mencapai target atau level Resistance-nya.
“Apabila IHSG hari ini ditutup break Support terdekat yaitu MA10 / 7080 maka kami sarankan untuk kurangi posisi lebih banyak dikarenakan besar kemungkinan IHSG akan mencari bantalan berikut di 7020 / 7000 / 6930 (dua yang terakhir adalah Support MA20 & MA50),” tandas Liza.
Related News
Sejumlah Bank Siapkan Teknis Dukung Skema KPR 40 Tahun
SIG Tuban Gunakan 400 Ton Sekam Per Hari untuk Bahan Bakar
TelkomGroup dan Danantara Siapkan Data Center, Kapasitas Hingga 1 GW
Pemanfaatan AI BUMN Bakal Telan 70% Kapasitas Data Center
Aplikasi Trading HSB Investasi Sentuh 17 Juta Unduhan
Reformasi TOPIX, Bursa Efek Tokyo Pangkas Konstituen Jadi 900





