IHSG Rebound, Serok Saham UNTR, MAPI, dan TAPG
Suasana di plataran Banten Wulung Bursa Efek Indonesia. FOTO - ISTIMEWA
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup drop 3,27 persen menjadi 7.337. Bahkan, indeks sempat menyentuh level terendah 7.156. Penutupan Selat Hormuz membuat para produsen minyak di Timur Tengah mengurangi produksi karena kekurangan tempat penyimpanan. Pasalnya, tidak dapat mengirimkan produksi ke pelanggan.
Akibatnya, harga minyak mentah meningkat tajam di atas level USD100 per barel, yang menimbulkan kekhawatiran akan potensi inflasi, dan perlambatan ekonomi global. Semua sektor ditutup melemah, dengan koreksi terbesar pada sektor cyclical. Rupiah ditutup melemah di level Rp16.935 per dolar Amerika Serikat (USD).
Dengan koreksi harga minyak mentah, Indeks diperkirakan berpotensi mengalami technical rebound, dan berpeluang menguji resistance di 7.400-7.480. Indeks keyakinan konsumen turun di level 125.2 pada Februari 2025 dari periode Januari 2026 di kisaran 127.
Penurunan itu, seiring pelemahan prospek ekonomi, ekspektasi pendapatan untuk enam bulan ke depan, dan ekspektasi ketersediaan lapangan kerja selama enam bulan ke depan. Sementara itu, data penjualan sepeda motor domestik tumbuh 1 persen YoY mencapai level tertinggi dalam empat bulan terakhir 587.3 ribu pada Februari 2026, setelah naik 3,1 persen YoY Januari 2026.
Nah, untuk periode Januari-Februari 2026, penjualan sepeda motor tumbuh 2,1 persen YoY dari periode sama tahun lalu. Inflasi Tiongkok meningkat 1,3 persen YoY Februari 2026 dari Januari 2026 di level 0,2 persen, kenaikan tertinggi sejak Januari 2023, dan di atas ekspektasi 0,8 persen.
Peningkatan itu, terutama efek dari adanya perayaan Tahun Baru Imlek pertengahan Februari 2026. Selanjutnya investor akan menanti data ekspor impor Tiongkok Januari-Februari 2026. Berdasar data itu, Phintraco Sekuritas menyarankan investor mengoleksi saham UNTR, MAPI, TAPG, LSIP, dan TKIM. (*)
Related News
Mentan Sebut Stok Beras Aman Untuk 11 Bulan Ke Depan
Jenuh Jual, IHSG Siap Balik Arah
Tertekan, IHSG Susuri Area 7.226
LPS Jamin Dana Nasabah BPR Koperindo Dibayar Bertahap hingga Juli 2026
IHSG Anjlok ke 7.337, Sektor Transportasi dan Properti Paling Tertekan
Terlalu Banyak Informasi Bisa Rugikan Investor, Begini Cara Memilahnya





