IHSG Rontok ke Bawah Level 5.400, TMPO Top Gainer, VKTR Turun Terdalam
:
0
Ilustrasi penurunan indeks harga saham gabungan atau IHSG (Dok. EmitenNews)
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), Senin (26/10/2026) berakhir di zona merah meski menguat saat dibuka pada perdagangan pagi. Indeks komposit tercatat merosot 66,16 poin atau 1,22% ke level 5.373,09.
Pada sesi pagi, IHSG sempat mendaki ke level tertinggi hari ini di 5.435,64 namun setelah itu langsung rontok ke level terendah intraday 5.349,75 dan konsisten berada di area negatif hingga perdagangan berakhir.
Penurunan harga 520 saham membuat IHSG terkapar dan tak mampu diimbangi 161 saham yang harganya menguat. Sementara itu, 112 saham lainnya stagnan.
Perdagangan ramai melibatkan 33,60 miliar saham dengan frekuensi transaksi 1,80 juta kali dan total nilai transaksi Rp14,72 triliun.
Saham-saham big banks masih menjadi motor transaksi utama yang dipimpin BBCA dengan total perdagangan sebesar Rp1,8 triliun. Namun, harga saham emiten bank Grup Djarum tersebut merosot 1,69% ke Rp4.940 per saham.
Berbeda arah, saham BMRI yang mencetak transaksi terbesar berikutnya yaitu 882,9 miliar mencatat penguatan 0,26% ke Rp3.910 per saham. BBRI dengan transaksi tertinggi berikutnya yaitu Rp728,5 miliar harganya stagnan di Rp2.910 per saham.
Di tengah dominasi saham yang melemah, PT Tempo Inti Media Tbk (TMPO) menjadi saham dengan kenaikan tertinggi (top gainer) setelah melonjak 19,62% ke Rp189 per saham. Posisi berikutnya ditempati SEMA yang naik 14,97% ke Rp430 dan SBMA yang menguat 14,5% ke Rp150 per saham.
Sebaliknya, VKTR menjadi salah satu saham dengan penurunan terdalam (top loser), terkoreksi 7% ke Rp372 per saham. DOOH melemah 6,98% ke Rp240, sedangkan ENRG turun 6,82% ke Rp820 per saham.
Related News
IHSG Siang (26/10) Tertekan ke Bawah Level 5.400, Anjlok 1% ke 5.384
Pasokan Gas RI Turun, Importir Singapura ini Kaji Opsi Hukum
IHSG Senin Pagi Terkoreksi 0,28% ke 5.423, Simak Proyeksinya
Wall Street Tersungkur, IHSG Melejit
Timur Tengah Belum Reda, Perhatikan Saham Sektor ini
Katalis Domestik di Segara Outflow Asing Rp8T, IHSG Bangkit ke 5.439





