EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah hingga akhir perdagangan sesi pertama, Kamis (12/2/2026). Pada pukul 12.00 WIB, IHSG turun 31,799 poin atau 0,38 persen ke level 8.259,167 setelah sempat melaju dalam beberapa hari terakhir.

Nilai transaksi bursa mencapai Rp14,48 triliun dengan volume 27,27 miliar saham. Sebanyak 369 saham terkoreksi, 281 saham menguat, dan 168 saham stagnan, mencerminkan tekanan jual yang mulai mendominasi.

Secara sektoral, enam indeks tercatat berada di zona merah. Pelemahan terdalam dialami IDXHEALTH yang turun 0,92 persen dan IDXCYCLICAL melemah 0,79 persen. Tekanan juga terjadi pada IDXINFRA minus 0,78 persen, IDXNONCYC minus 0,60 persen, IDXTECHNO minus 0,41 persen, serta IDXFINANCE turun 0,15 persen.

Sementara itu, sektor yang masih mampu bertahan di zona hijau antara lain IDXTRANS naik 0,81 persen, IDXBASIC menguat 0,75 persen, IDXINDUSTRY naik 0,31 persen, IDXENERGY menguat 0,27 persen, dan IDXPROPERTY bertambah 0,10 persen.

Menengok sisi saham penggerak (movers), NCKL memimpin penguatan setelah melonjak 4,60 persen ke Rp1.475, diikuti UNTR naik 4,21 persen ke Rp29.650 dan ASII menguat 1,11 persen ke Rp6.825.

Adapun, saham pemberat indeks (laggards) di antaranya milik konglomerasi Prajogo Pangestu yakni, BREN yang terkoreksi 3,31 persen ke Rp8.025, CUAN melemah 2,07 persen ke Rp1.885, dan BRPT minus 2,2 persen di Rp2.230. Sejumlah saham grup konglomerasi lainnya juga ikut tertekan seperti AMMN turun 2,56 persen ke Rp7.600 dan PANI turun 1,83 persen di Rp10.750.