Saham-Saham Ini Tampil Sangar, Usai Pertemuan 5 Konglo di Hambalang
Potret pertemuan lima pengusaha nasional di kediaman Presiden Prabowo Subianto di Hambalang, Bogor, pada Selasa, 10 Februari 2026, malam (Dok. Setkab)
EmitenNews.com - Presiden Prabowo Subianto menerima audiensi lima pengusaha nasional di Padepokan Garudayaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (10/2/2026) malam. Pertemuan tersebut mempertemukan sejumlah taipan besar lintas sektor dalam forum yang disebut sebagai bagian dari penguatan sinergi antara pemerintah dan dunia usaha.
Lima konglomerat yang hadir yakni, Prajogo Pangestu (Barito Pacific Group), Anthony Salim (Salim Group), Franky Widjaja (Sinar Mas Group), Boy Thohir (Adaro Group), serta Sugianto Kusuma atau Aguan (Agung Sedayu Group).
Seiring kabar pertemuan tersebut, saham-saham yang terafiliasi dengan para konglomerat itu bergerak variatif pada perdagangan Rabu (11/2/2026).
Pemerkasa pasar, datang dari kelompok Barito Pacific milik Prajogo Pangestu, saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) melonjak 7,11 persen dari Rp1.125 ke Rp1.205. PT Barito Pacific Tbk (BRPT) melesat 12,32 persen dari Rp2.030 ke Rp2.280. PT Petrosea Tbk (PTRO) bahkan ngacir 19,25 persen dari Rp5.975 ke Rp7.125, sementara PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) terbang 17,38 persen dari Rp1.640 ke Rp1.925.
Dari kubu Salim Group, PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) terkoreksi 2,9 persen dari Rp6.900 ke Rp6.700, imbas penurunan kelas dalam indeks MSCI. Namun PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP) masih naik tipis 0,62 persen dari Rp8.125 ke Rp8.175.
Sementara itu, saham-saham yang terafiliasi dengan Boy Thohir bergerak positif. PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) naik 2,3 persen dari Rp2.170 ke Rp2.200. PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) melesat 6,57 persen dari Rp685 ke Rp730.
Dari Grup Sinar Mas milik Franky Widjaja, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) menguat 3,02 persen dari Rp9.100 ke Rp9.375. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) juga naik 2,67 persen dari Rp94.475 ke Rp97.000.
Adapun, saham-saham yang terafiliasi dengan Agung Sedayu Group milik Sugianto Kusuma (Aguan) cenderung fluktuatif. PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) sempat melesat ke Rp11.600 pada awal sesi, namun ditutup hanya naik 0,46 persen dari Rp10.900 ke Rp10.950.
Sementara PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) sempat naik ke Rp6.550 di awal perdagangan dan ditutup menguat 1,61 persen dari Rp6.200 ke Rp6.300.
Pasar mencermati pertemuan tersebut sebagai sinyal komunikasi intens antara pemerintah dan pelaku usaha besar nasional, meski pergerakan saham masing-masing grup tetap dipengaruhi sentimen sektoral dan dinamika indeks global.
Related News
Ekspansi ke IKN, Surge (WIFI) Gandeng BUMN Master Developer
Sempat Molor, PSAB Tuntaskan Divestasi Tambang Emas Rp8,8 Triliun
Pendapatan Oke, Laba FUJI Terpangkas 24,29 Persen
Melejit 127 Persen, UNVR Bukukan Laba Rp7,64 Triliun
Refinancing, PALM Tawarkan Obligasi Rp939 Miliar
Anjlok 15 Persen, Laba ELPI 2025 Sisa Rp213,3 Miliar





