EmitenNews.com - Provident Investasi (PALM) bakal menerbitkan obligasi Rp939,03 miliar. Surat utang itu, bagian dari obligasi berkelanjutan III dengan target Rp5 triliun. Dan dari angka tersebut, perseroan telah menjajakan obligasi sejumlah Rp400 miliar. 

Selanjutnya, tahun ini perseroan menawarkan obligasi Rp939,03 miliar dalam tiga seri. Seri A Rp50 miliar dengan bunga tetap 5,70 persen per tahun berdurasi 367 hari. Seri B Rp325,11 miliar berbunga 7 persen per tahun berjangka tiga tahun, dan seri C Rp563,91 miliar dengan bunga 7,85 persen per tahun berjangka 5 tahun.

Bunga obligasi dibayar setiap triwulan. Bunga pertama akan dibayar pada 3 Juni 2026, sedang bunga obligasi terakhir sekaligus pelunasan obligasi akan dibayar pada 10 Maret 2027 untuk seri A, 3 Maret 2029 untuk seri B, dan 3 Maret 2031 untuk seri C. Pelunasan masing-masing seri obligasi akan dilakukan secara penuh kala jatuh tempo.

Dana hasil obligasi Rp482,0 miliar untuk mendanai seluruh kewajiban perseroan berupa seluruh pokok obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2023 seri B jatuh tempo pada 28 Maret 2026. Sisanya untuk melakukan pembayaran dipercepat atas sebagian pokok utang kepada United Overseas Bank Limited (Bank UOB) berdasar perjanjian fasilitas kredit bergulir USD75 juta per 31 Agustus 2023.

Itu sebagaimana terakhir diubah dengan perjanjian amendemen, dan pernyataan kembali kedua perjanjian fasilitas kredit bergulir USD135 juta tanggal 29 Agustus 2025 antara perseroan sebagai peminjam, dan Bank UOB sebagai pemberi pinjaman dan arranger. Sampai 10 Februari 2026, perseroan telah melakukan penarikan USD28,5 juta atau setara Rp479,9 miliar. 

Perseroan akan melakukan pembayaran pokok utang dengan nilai emisi obligasi bersih USD26,6 juta atau Rp448,6 miliar, sehingga sisa saldo pinjaman terutang setelah dilakukan pembayaran akan menjadi USD1,9 juta atau Rp31,3 miliar. Asumsi nilai kurs untuk mentranslasi kewajiban keuangan dalam USD dengan kurs tengah Bank Indonesia per 10 Februari 2026 sebesar Rp16.838per USD. 

Jadi, jadwal penerbitan obligasi menjadi sebagai berikut. Masa penawaran umum obligasi pada 24-25 Februari 2026. Penjatahan pada 27 Februari 2026. Distribusi obligasi secara elektronik pada 3 Maret 2026. Pengembalian uang pemesanan pada 3 Maret 2026. Pencatatan di Bursa Efek Indonesia pada 4 Maret 2026. (*)