EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan hingga akhir sesi pertama perdagangan Selasa (14/4/2026). Indeks komposit tercatat naik 160,569 poin atau 2,14 persen ke level 7.660,756.

Penguatan ini ditopang aktivitas transaksi seperti total volume perdagangan mencapai 28,67 miliar saham dengan nilai transaksi sebesar Rp13,6 triliun. Sebanyak 513 saham menguat, 131 saham melemah, dan 173 saham stagnan.

Secara sektoral, hampir seluruh indeks berada di zona hijau. IDX Infrastructure memimpin dengan kenaikan 4,86 persen, diikuti IDX Industrials 3,05 persen, IDX Basic 3,01 persen, IDX Energy 2,94 persen, dan IDX Transportation 2,20 persen. Sementara itu, IDX Non-Cyclical naik 1,62 persen, IDX Property 1,63 persen, IDX Finance 1,24 persen, IDX Healthcare 0,69 persen, dan IDX Technology 0,21 persen. Hanya IDX Cyclical yang terkoreksi 1,10 persen.

Lalu dari sisi pergerakan saham, penguatan IHSG turut didorong oleh reli saham perbankan besar seperti Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) yang naik sekitar 3,0 persen, Bank Mandiri Tbk (BMRI) menguat 2,2 persen, serta Bank Central Asia Tbk (BBCA) yang naik 1,9 persen.

Pada jajaran top gainers, saham Chandra Daya Investasi Tbk  (CDIA) memimpin dengan kenaikan 12,44 persen ke Rp1.265, diikuti Barito Pacific Tbk (BRPT) naik 10,04 persen ke Rp2.410, serta Barito Renewables Energy Tbk (CDIA) yang menguat 4,11 persen ke Rp6.325.

Sebaliknya, tekanan terjadi pada sejumlah saham unggulan. DCI Indonesia Tbk (DCII) turun 3,84 persen ke Rp193.550, Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melemah 1,25 persen ke Rp3.150, dan Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 1,19 persen ke Rp10.325.