IHSG Siang Turun 0,6 Persen ke Level 6.411, Saham Haji Isam Berguguran
:
0
Suasana redup di main hall arena Bursa Efek Indonesia.
EmitenNews.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali tertekan pada perdagangan siang Rabu (19/8/2026). Sentimen negatif juga menghantam saham-saham milik Haji Isam yang kompak berbalik arah setelah reli kemarin.
Berdasarkan data RTI Business pukul 12.00 WIB, IHSG melemah 38,634 poin atau 0,60% ke 6.411,196. Indeks sempat menyentuh level tertinggi 6.490,913 dan terendah 6.373,810 di sesi pagi.
Volume perdagangan mencapai 21,435 miliar saham dengan nilai transaksi Rp7,348 triliun. Sebanyak 233 saham menguat, 361 saham melemah, dan 191 saham stagnan. Kapitalisasi pasar tercatat Rp11.296,197 triliun.
Dari 11 sektor IDX, hanya 2 sektor yang menguat dan 9 sektor lainnya kompak melemah pada siang ini. Sektor Properti & Real Estate memimpin penguatan dengan naik 1,51% ke 839,49, diikuti sektor Infrastruktur yang menguat 0,82% ke 1.913,83.
Sementara itu sektor yang melemah dipimpin oleh Energi yang turun paling dalam 1,35% ke 3.166,79. Disusul sektor Basic Materials melemah 0,86% ke 1.742,94, Consumer Non-Cyclicals turun 0,72% ke 700,62, dan Healthcare melemah 0,60% ke 1.528,94.
Sektor lainnya seperti Transportation & Logistic turun 0,55% ke 1.794,44, Financials melemah 0,52% ke 1.345,58, Technology turun 0,44% ke 6.929,34, Consumer Cyclical melemah 0,30% ke 941,59, dan Industrials turun 0,26% ke 1.556,57. Indeks LQ45 juga terkoreksi 0,29% ke 629,17.
Saham Bayan Resources & Haji Isam Kompak Berguguran
Setelah kompak ARA kemarin, BYAN dan konglomerasi saham grup Jhonlin milik Haji Isam hari ini terkoreksi dalam. Data pukul 12.00 WIB:
BYAN - Bayan Resources Tbk turun 1.200 poin atau 6,95% ke Rp16.075
FAST - Fast Food Indonesia Tbk turun 74 poin atau 13,96% ke Rp456
Related News
Redam Konflik, PT Timah Beli Pasir Timah Masyarakat Babel
Profit Taking, IHSG Dibuka Anjlok Hingga 1,1 Persen Lebih ke 6.373
Wall Street Jeblok, IHSG Tanjaki Level Berikut
Gerak IHSG Tersandera Lonjakan Utang Luar Negeri
Masih Tunda Penyesuaian Indeks, FTSE Ingatkan Bakal Tendang Saham HSC
Proyeksi IHSG (19/8), Pasar Cermati Hasil RDG BI & Review FTSE Russell





