Imbal Hasil Treasury AS Naik ke 4,66 Persen Usai Sinyal The Fed
:
0
Imbal hasil atau yield obligasi Treasury AS tenor 10 tahun meningkat menjadi 4,66 persen pada Rabu. (Ilustrasi: Magnific)
EmitenNews.com - Imbal hasil atau yield obligasi Treasury AS tenor 10 tahun meningkat menjadi 4,66 persen pada Rabu. Lonjakan ini terjadi setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga dana federal tidak berubah, sesuai dengan ekspektasi umum pasar yang sebelumnya memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga sekitar satu banding tiga.
Berdasarkan laporan dari Trading Economics, keputusan penahanan suku bunga tersebut diwarnai perbedaan pendapat di internal bank sentral. Tiga anggota Federal Open Market Committee tercatat mengajukan dissenting opinion dan mendukung kenaikan suku bunga sebesar 25 basis poin.
Dalam konferensi pers reguler, Ketua Fed Warsh menyatakan bahwa bank sentral tidak akan ragu untuk mengambil tindakan jika kondisi mendesak. "Jika perlu dan tepat, tidak akan ragu untuk bertindak," ujar Warsh. Ia menambahkan bahwa kebijakan suku bunga yang lebih tinggi "bisa jadi merupakan bagian dari solusi" untuk menekan tingkat inflasi yang masih terlalu tinggi.
Pasar saat ini memperkirakan probabilitas kenaikan suku bunga berada di angka sekitar 54 persen, bergerak turun dari posisi sebelumnya yang mencapai hampir 80 persen sebelum keputusan diumumkan. Untuk jangka menengah, pasar memperhitungkan potensi dua kali kenaikan suku bunga sebesar seperempat poin hingga pertengahan tahun depan. Di saat bersamaan, harga minyak dunia melanjutkan tren kenaikan akibat meningkatnya konflik di Timur Tengah.
Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan potensi pengetatan moneter ini menjadi perhatian bagi pasar keuangan Indonesia. Tren lonjakan yield Treasury dapat memicu tekanan pada imbal hasil Surat Berharga Negara serta memengaruhi stabilitas arus modal dan nilai tukar Rupiah.(*)
Related News
Fed Tahan Bunga, Harga Emas dan Perak Lanjut Menguat
Konflik AS-Iran Memanas, Pasokan Minyak Dunia Terancam
Unit Bisnis Meta Ini Merugi Total 80 Miliar Dolar AS
Bursa Saham AS Anjlok karena Keputusan Terbaru Fed Picu Kekhawatiran
Keputusan Terbaru Fed: Awal dari Cerita, Bukan Akhir dari Cerita
Yield Obligasi Pemerintah AS Terimbas Keputusan Terbaru Fed





