Indah Kiat (INKP) Rilis Obligasi Triliunan Rupiah dan USD Bulan Depan
:
0
Salah satu pabrik milik INKP
EmitenNews.com - Produsen kertas dan kemasan karton, PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) berencana menerbitkan surat utang atau Obligasi Berkelanjutan V INKP Tahap III Tahun 2025, senilai Rp3,09 triliun.
Obligasi tersebut merupakan bagian dari Penawaran Umum Berkelanjutan V Perseroan dengan target prolehan dana total senilai Rp14 triliun.
Heri Santoso Corporate Secretary INKP dalam keterangan tertulisnya Senin (24/2) menyampaikan bahwa obligasi ini yang diterbitkan dalam tiga seri, yakni untuk Seri A senilai Rp570,79 miliar dengan tingkat bunga tetap sebesar 7% per tahun berjangka waktu 370 hari kalender. Sementara Seri B senilai Rp1,98 triliun berjangka waktu 3 tahun dengan bunga 10% per tahunnya. Sedangkan untuk Seri C bernilai Rp541,58 miliar berbunga 10,5% dan berjangka waktu selama lima tahun.
Bunga Obligasi dibayarkan setiap 3 (tiga) bulan sejak Tanggal Emisi, sesuai dengan tanggal pembayaran masing-masing Bunga Obligasi. Pembayaran Bunga Obligasi pertama akan dilakukan pada tanggal 11 Juni 2025, sedangkan pembayaran Bunga Obligasi terakhir sekaligus jatuh tempo Obligasi masing - masing adalah pada tanggal 21 Maret 2026 untuk Obligasi Seri A, 11 Maret 2028 untuk Obligasi Seri B dan 11 Maret 2030 untuk Obligasi Seri C.
Selain itu, Perseroan juga akan menerbitkan Sukuk Mudharabah Berkelanjutan IV Indah Kiat Pulp & Paper Tahap III Tahun 2025 senilai Rp1,13 triliun. Sukuk ini juga akan diterbitkan dalam tiga seri.
Rinciannya untuk Seri A sebesar Rp532.9 miliar dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah, dimana besarnya Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah adalah 34,79% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 7,00% per tahun. Dan, Jangka waktu Sukuk Mudharabah Seri A adalah 370 Hari Kalender sejak Tanggal Emisi.
Sementara, untuk Seri B berjumlah Rp475.89 miliar dimana besarnya Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah adalah 49,70% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 10,00% per tahun. Jangka waktu Sukuk Mudharabah Seri B adalah 3 tahun sejak Tanggal Emisi.
Dan untuk Seri C berjumlah sebesar Rp121.21 miliar dengan Pendapatan Bagi Hasil Sukuk Mudharabah yang dihitung berdasarkan perkalian antara Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah, dimana besarnya Nisbah Pemegang Sukuk Mudharabah adalah 52,19% dari Pendapatan yang Dibagihasilkan dengan indikasi bagi hasil sebesar ekuivalen 10,50% per tahun. Jangka waktu Sukuk Mudharabah Seri C adalah 5 (lima) tahun sejak Tanggal Emisi.
Kemudian, Perseroan juga berencana menerbitkan Obligasi USD berkelanjutan II Indak Kiat Pulp & Paper tahap II 2025 senilai USD20.046.500,-. Obligasi tersebut diterbitkan dalam tiga seri dengan tingkat bunga obligasi dikisaran 5,75% sampai dengan 8,00%.
Jumlah Pokok Obligasi USD Seri A yang ditawarkan adalah sebesar USD125.000 dengan tingkat bunga tetap sebesar 5,75% per tahun dengan jangka waktu 370 Hari Kalender terhitung sejak Tanggal Emisi. Pembayaran Obligasi USD dilakukan secara penuh (bullet payment) sebesar 100,00% (seratus persen) dari Jumlah Pokok Obligasi USD Seri A pada saat tanggal jatuh tempo.
Related News
RAJA Catat Laba Bersih Tumbuh 14 Persen, Diversifikasi jadi KunciĀ
Berkat Hauling Road, Pendapatan RMKE Tumbuh 2,4 Kali Lipat Kuartal I
BSDE Catat Prapenjualan Rp2,54T, Ditopang Permintaan Properti Hunian
RMKE Umumkan Rampung Buyback, Harga Saham Tertekan
Laba Emiten Alkes OMED Q1-2026 Melejit, Terdongkrak Belanja Pemerintah
LPIN Bagi Dividen Rp45 per Saham, Cek Jadwal Pentingnya Pekan Depan!





