EmitenNews.com - Indeks Kospi di Bursa Efek Korea, Seoul, Korea Selatan, naik 5,54 poin, atau sekitar 0,21 persen, pada Rabu (18/5/2022), menjadi 2.625,98.
Volume perdagangan moderat mencapai 813 juta saham senilai 9,39 triliun won atau sekitar US$7,4 miliar, dengan saham yang turun melampaui yang naik 504 berbanding 339.
Angka indeks naik mengikuti pergerakan saham di Wall Street yang dipicu positifnya data ritel Amerika Serikat.
“Penguatan Wall Street disebabkan aksi beli yang dilakukan para investor sebagai respon terhadap data ekonomi AS yang solid. Peningkatan indeks Kospi diperkirakan tidak akan berlanjut karena para investor kemungkinan akan mulai melakukan aksi ambil untung,” jelas Na Jeong-Hwan, analis Cape Investment & Securities, seperti dikutip Yonhap News.
Investor institusi dan ritel masing-masing melepas saham senilai 342 miliar won dan 25 miliar won, sedangkan investor asing meraup saham senilai 290 miliar won.
Related News
Lindungi Masa Depan, Allianz Life Indonesia Sodorkan ini
BUMA Perkuat Kesiapan Kerja Generasi Muda melalui BUMA School
Tutup Perdagangan Oktober IHSG Turun ke 5.057, Market Cap Rp8.862 T
Pandu Sjahrir-Supra Sekuritas (SS) dan Paramita Bangun Sarana (PBSA)
Sesi I Tertekan, IHSG Terjun 1,29 Persen ke 5.032
Hana Bank Dorong Optimisme di Tengah Tantangan Ekonomi Global





