Inflasi Korea Selatan Capai Level Tertinggi Dalam 30 Bulan
:
0
Tingkat inflasi tahunan Korea Selatan meningkat menjadi 3,2 persen pada Juni 2026. (Foto: PhotoAC)
EmitenNews.com - Tingkat inflasi tahunan Korea Selatan meningkat menjadi 3,2 persen pada Juni 2026. Menurut data dari Trading Economics, angka tersebut menandai laju inflasi tertinggi dalam 30 bulan sejak Desember 2023 dan naik tipis dari capaian 3,1 persen pada bulan sebelumnya.
Realisasi terbaru ini sesuai dengan ekspektasi pasar, namun tetap melampaui target yang ditetapkan oleh bank sentral Korea Selatan sebesar 2 persen. Kenaikan ini mencerminkan akumulasi peningkatan biaya bahan baku serta melemahnya nilai tukar won yang terus berdampak pada perekonomian domestik negara tersebut.
Berdasarkan sektornya, biaya transportasi memimpin kenaikan harga dengan inflasi mencapai 11,1 persen, meski sedikit melambat dari 11,6 persen pada Mei. Kenaikan sektor ini didorong oleh harga produk minyak bumi yang lebih tinggi.
Peningkatan harga juga terjadi pada sektor makanan dan minuman non-alkohol menjadi 2 persen dari sebelumnya 1,6 persen pada Mei. Sektor minuman beralkohol dan tembakau naik menjadi 0,5 persen dari 0,3 persen, serta sektor rekreasi dan budaya meningkat menjadi 5,4 persen dari 5 persen. Sementara itu, inflasi untuk sektor restoran dan hotel terpantau stabil pada angka 2,7 persen.
Sebaliknya, penurunan laju inflasi terjadi pada sektor pakaian dan alas kaki menjadi 2,6 persen dari sebelumnya 2,8 persen, serta sektor perumahan dan utilitas yang melambat menjadi 1,7 persen dari 1,8 persen pada Mei.
Secara bulanan, harga konsumen di Korea Selatan naik tipis sebesar 0,1 persen. Angka bulanan ini sesuai dengan perkiraan pasar sekaligus menandai kenaikan paling lemah sejak April 2025 setelah melambat dari kenaikan 0,5 persen pada Mei.
Sebagai pembanding dengan kondisi di dalam negeri, tingkat inflasi tahunan Korea Selatan yang berada di angka 3,2 persen ini tercatat lebih tinggi daripada laju inflasi Indonesia. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) terbaru, tingkat inflasi tahunan Indonesia terjaga stabil di kisaran 2,5 persen, yang berada di dalam target sasaran Bank Indonesia sebesar 1,5 hingga 3,5 persen.(*)
Related News
Saham Jepang Anjlok Dipicu Aksi Jual Sektor Teknologi
Pasokan Melimpah, Harga Minyak Turun Sentuh USD68 per Barel
Surplus Selama 72 Bulan, Neraca Dagang RI Defisit Memasuki Mei 2026
Rupiah Tetap Anteng, Tak Goyang Karena Defisit
Ekspor Anjlok, Impor Melonjak, Neraca Dagang RI Defisit USD1,61 Miliar
Inflasi Juni 2026 Tembus 3,34 Persen, Semua Kelompok Pengeluaran Naik





