Ini Alasan GoTo Gojek Tokopedia (GOTO) Pecat 1.300 Karyawan
:
0
EmitenNews.com - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GOTO hari ini Jumat (18/11) menyampaikam melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 1.300 karyawan atau sekitar 12% dari total karyawan tetapnya.
Manajemen Perseroan mengungkapkan, pemutusan hubungan kerja tersebut sebagai langkah-langkah strategis dalam mendorong percepatan kemandirian finansial, sehingga Perseroan dapat terus memberikan dampak positif bagi jutaan konsumen, mitra pengemudi dan pedagang di ekosistem GoTo, melalui pertumbuhan yang sehat dan berkesinambungan.
Selain itu mempertimbangkan tantangan makro ekonomi global pada saat ini yang memiliki dampak signifikan pada bisnis di seluruh dunia dan Perseroan seperti halnya perusahaan besar lainnya, perlu terus beradaptasi untuk memastikan kesiapan Perseroan dalam menghadapi tantangan ke depan.
Ditambahkan Terkait dengan hal ini, Perseroan harus mengakselerasi upayanya untuk menjadi bisnis yang berdikari secara finansial dan tumbuh secara sustainable dalam jangka panjang. Hal ini dilakukan antara lain dengan memfokuskan diri pada layanan inti, yaitu on-demand, e-commerce dan financial technology, tulis Sekretaris Perusahaan GOTO R A Koesoemohadiani dalam keterangan resmi Jumat (18/11).
GoTo telah mencatatkan pertumbuhan yang konsisten di bidang-bidang tersebut, didorong oleh strategi Perseroan yang menyasar pada peningkatan jumlah pengguna multiplatform, alokasi insentif secara efektif, serta membangun sinergi terintegrasi dalam ekosistem GoTo. Untuk mendukung percepatan pertumbuhan, sejak awal tahun Perseroan juga melakukan evaluasi optimalisasi beban biaya secara menyeluruh, termasuk penyelarasan kegiatan operasional, integrasi proses kerja, melakukan negosiasi ulang berbagai kontrak kerjasama.
Related News
PBV Menarik, Penghuni Tetap MSCI, Laba GGRM Melejit Ratusan Persen
Barito Pacific Raup Pendapatan USD8,69 Miliar per September 2026
Pasar Aset Kripto Tertekan, Kinerja COIN Terdongkrak Segmen Derivatif
Laba BREN Naik 21,8% Jadi USD161 Juta, Sahamnya Anjlok 81,5% YTD
Penjualan Indofood Tembus Rp101,5 Triliun hingga Akhir September 2026
Tambah Modal! Merdeka Battery (MBMA) Bakal Private Placement Lagi





