EmitenNews.com - Kehadiran Danantara Investment Management pada ekosistem Grup Bakrie berefek positif. Lonjakan saham VKTR Mobilitas (VKTR) tidak terbendung. Dalam tempo tiga hari sejak komitmen diteken, saham VKTR langsung melejit 3,33 persen alias 30 poin menjadi Rp930 per helai.

Dalam sebulan terakhir, saham VKTR melejit 30,99 persen setara 220 poin dari edisi 3 Agustus 2026 di posisi Rp710. Kalau dikalkulasi satu tahun terakhir, saham VKTR telah meroket 737,84 persen setara 819 poin dari edisi 2 September 2025 di level Rp111.

Sepanjang 52 minggu terakhir, saham VKTR pernah menjebol level Rp1.340 per helai, dan posisi terendah Rp103. Saham VKTR dibekali dengan kapitalisasi pasar Rp41,33 triliun. Sekadar diketahui, Danantara berkomitmen menyuntik VKTR Rp2 triliun. Dana segar itu, segera mengaliri kas VKTR usai teken perjanjian dipatenkan pada 28 Agustus 2026.

Performa Keuangan VKTR

VKTR medio 2026 mengemas laba Rp10,08 miliar. Surplus 25,22 persen dari episode sama tahun lalu Rp8,05 miliar. Itu berkat Penjualan bersih Rp646,62 miliar, melejit 56,17 persen dari Rp414,03 miliar. Beban pokok penjualan Rp534,17 miliar, bengkak dari edisi sama tahun sebelumnya Rp334,9 miliar.

Laba kotor terkumpul Rp112,44 miliar, melejit dari Rp79,13 miliar. Total beban usaha Rp96,42 liar, naik dari Rp78,32 miliar. Itu terdiri dari beban penjualan dan pemasaran Rp5,78 miliar, bengkak dari Rp4,2 miliar. Beban umum dan administrasi Rp90,63 miliar, bertambah dari Rp74,12 miliar. 

Laba usaha Rp16,02 miliar, melambung dari Rp807 juta. Total ekuitas Rp1,26 triliun, menanjak dari akhir tahun sebelumnya Rp1,24 triliun. Defisit Rp78,67 miliar, susut dari Rp79,79 miliar. Jumlah liabilitas Rp588,9 miliar, bengkak dari Rp553,02 miliar. Total aset Rp1,85 triliun, naik dari akhir tahun lalu Rp1,79 triliun. (*)