EmitenNews.com - Saham Semen Baturaja (SMBR) bergerak atraktif. Sepanjang perdagangan kemarin, saham entitas Semen Indonesia meroket 17,79 persen setara 29 poin menjadi Rp192. Saham SMBR dibuka di k?sarak Rp163, sempat menyundul level terendah Rp160, dan posisi tertinggi di posisi Rp208.

Kalau dikalkulasi dalam tempo satu bulan terakhir, saham SMBR melejit 18,52 persen atau 30 poin dari edisi 3 Agustus 2026 di kisaran Rp162. Dalam 52 Minggu terakhir, saham SMBR pernah menyentuh posisi tertinggi Rp320, dan terendah Rp129. SMBR dibekali kapitalisasi pasar Rp1,91 triliun, dan price earning rasio 13,59 kali.

Di sisi lain, SMBR tergolong rajin menebar dividen. Pada 17 Juni 2026 lalu, SMBR telah mencairkan dividen Rp34,38 miliar alias Rp3,46 per lembar. Alokasi dividen diambil sekitar 20 persen dari tabulasi laba tahun buku 2025 senilai Rp171,92 miliar. 

Performa Keuangan Semester I  

Paruh pertama 2026, SMBR mengemas laba bersih Rp21,2 miliar, melorot 72,44 persen dari episode sama tahun lalu Rp76,93 miliar. Pendapatan Rp960,12 miliar, anjlok 12,15 persen dari posisi sama tahun sebelumnya Rp1,09 triliun. Beban pokok pendapatan Rp695,11 miliar, menciut dari Rp770,09 miliar.

Laba kotor Rp265 miliar, melorot dari Rp323,51 miliar. Beban penjualan Rp123,62 miliar, bengkak dari Rp105,01 miliar. Beban umum dan administrasi Rp98,84 miliar, bertambah dari Rp97,3 miliar. Pendapatan lainnya Rp12,88 miliar, surplus dari Rp9,93 miliar. Pendapatan keuangan Rp1,89 miliar, melejit dari Rp756 juta.

Beban keuangan Rp18,79 miliar, susut dari Rp30,81 miliar. Total ekuitas Rp3,4 triliun, turun dari akhir tahun sebbelumnya Rp3,41 triliun. Jumlah liabilitas Rp1,27 triliun, berkurang dari akhir 2025 senilai Rp1,35 triliun. Total aset Rp4,68 triliun, menciut dari akhir tahun lalu Rp4,77 triliun. (*)