INPP Balikkan Rugi Jadi Laba di Q1 2026, Pacu Recurring Income
:
0
PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) pemilik 23 Paskal Shopping Center di Bandung
EmitenNews.com - PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) membukukan pendapatan yang meningkat 14% YoY menjadi Rp326,90 miliar di sepanjang kuartal I 2026. Seluruh segmen bisnis mulai dari perhotelan, komersial, dan property sales berkontribusi positif terhadap pendapatan.
Segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan capaian Rp157,14 miliar, tumbuh 19% YoY, diikuti oleh segmen perhotelan sebesar Rp135,50 miliar yang meningkat 4% YoY.
Sementara itu, segmen penjualan properti mencatatkan kinerja yang solid dengan pendapatan sebesar Rp34,26 miliar, melonjak 38% dibandingkan periode sebelumnya.
Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, Anthony P. Susilo menjelaskan, peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh pengakuan pendapatan atas proses serah terima (handover) unit Antasari Place yang masih berlangsung pada awal tahun ini.
Kinerja Organik Dorong Laba Menguat
INPP membukukan laba bersih sebesar Rp44,07 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp132,87 miliar pada periode Kuartal I tahun 2025. Dengan demikian, kinerja laba bersih saat ini lebih mencerminkan pertumbuhan organik Perusahaan, yang didorong oleh kinerja segmen usaha, khususnya segmen komersial.
Pertumbuhan segmen ini ditopang oleh kontribusi ekspansi pada 23 Paskal Shopping Center - Bandung yang dilakukan tahun lalu, yang memberikan dampak positif terhadap kinerja pada Kuartal I-2026.
Di sisi lain, kinerja operasional Perusahaan tetap menunjukkan penguatan, tercermin dari EBITDA yang meningkat 20% menjadi Rp100,67 miliar, dari Rp83,95 miliar pada periode sebelumnya.
Peningkatan ini mencerminkan fundamental bisnis yang tetap solid, didukung oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi operasional yang berkelanjutan.
Perkuat Fondasi Pendapatan Berulang
Related News
INET Akuisisi 60% Saham SGI, Bidik Pendapatan Berulang Jangka Panjang
Anak Usaha GEMS Tambah Lagi Capex, Ada Dana Segar dari BMRI
Bebas dari Suspensi: 2 Saham Lanjut Ngebut, 1 Ambruk 13 Hari Berturut!
Meski Diterpa UMA BEI, Saham Ini Justru Loncat 27 Persen di Pembukaan
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?
Akuisisi Beres, Saham Emiten Prajogo Ambles 55 Persen





