Akuisisi Beres, Saham Emiten Prajogo Ambles 55 Persen
:
0
Tampak iring-iringan kendaraan alat berat di area pertambangan perseroan. Foto - Dok PTRO
EmitenNews.com - Petrosea (PTRO) menuntaskan pembelian saham Sejahtera Terminal Logistik (STL). Tindakan itu, dilakukan perseroan melalui anak usaha Petrosea Engineering Procurement Construction, dan Rekakarsa Karya Nusantara. Transaksi pembelian terjadi dengan harga Rp880 juta.
STL bergerak bidang aktivitas pelayanan kepelabuhanan laut. Nah, pembelian saham itu diharap dapat memperkuat lini bisnis Jasa Logistik & Pendukung perseroan. ”Transaksi telah dipatenkan pada 15 September 2026,” tegas Anto Broto, Corporate Secretary Petrosea.
Dengan penuntasan transaksi itu, komposisi pemegang saham STL menjadi sebagai berikut. Yaitu, Petrosea Engineering 1.497 helai setara Rp748,5 juta helai alias 99,80 persen, dan Rekakarsa Karya 3 lembar dengan nonimal Rp1,5 juta setara 0,20 persen.
Perseroan berkeyakinan pembelian seluruh saham STL akan memberi dampak positif terhadap peningkatan kinerja operasional, mendkung ekspansi usaha melalui penguatan sinergi, dan integrasi rantai nilai.
Sepanjang perdagangan kemarin, saham PTRO susut 1,93 persen alias 100 poin menjadi Rp5.075. Sebulan terakhir, saham emiten Prajogo Pangestu tersebut terkilir 4,25 persen setara 225 poin dari 18 Agustus 2026 di level Rp5.300. Kalau dihitung dalam 6 bulan terakhir, saham PTRO masih melejit 17,48 persen atau 755 poin dari 17 Maret 2026 di kisaran Rp4.320.
Namus, kalau dikalkulasi sejak awal tahun ini alias year to date, saham PTRO terpangkas 54,69 persen alias 6.125 poin dari edisi 2 Januari 2026 di posisi Rp11.200. Saham PTRO dibalut kapitalisasi pasar Rp51,19 triliun, dan price earning rasio 99,17 kali. (*)
Related News
GRPH Bidik Okupansi Hotel 70% di 2026, Saham Suspen Bagaimana?
Pemegang Mayoritas Lego Saham KETR, Direksi Langsung Tampung
PPGL Bakal Gelar Private Placement, Restu Masih di RUPSLB
Aset Gemuk, Laba IRSX Melambung Ratusan Persen
BTN Jajakan Obligasi Jumbo, Simak Alokasinya
Saham GMFI Menuju Gocap, Laba Menanjak 23,54 Persen





